Langsung ke konten utama

Bagaimana Cara Membuat Oncom?

BANDUNG,(Golali) - Oncom adalah salah satu bahan makanan khas Sunda, yang dibuat melalui proses fermentasi atau peragian. 

Inilah resep membuat oncom 

Bahan membuat resep oncom

- Bungkil kedelai (ampas tahu) atau bungkil kacang tanah

- Ragi untuk oncom (kapang Neurospora sitophila dan kapang Rhizopus oligosporus atau Mucor)

Cara membuat resep oncom

1. Masukkan ampas tahu atau bungkil tahu atau bungkil kedelai atau bungkil kacang tanah dalam karung dan ikat

2. Lalu tekan dengan alat pengepres untuk menghilangkan kandungan air dan minyak dalam bungkil tersebut

3. Keluarkan dari karung, kemudian bungkil diayak

4. Kukus bungkil selama satu jam

5. Angkat dan setelah dingin campur dengan ragi

6. Fermentasi bungkil sampai keluar kapangnya yaitu sekitar 1-2 hari. Kapang yang keluar mirip dengan kapas berwarna oranye untuk bahan oncom menggunakan bungkil kedelai, oncom ini sering disebut oncom beureum atau oncom merah. 

Sedangkan untuk oncom yang menggunakan bungkil kacang tanah, akan menghasilkan kapang berwarna hitam, sehingga dikenal dengan nama oncom hideung atau oncom hitam

Oncom dapat dimasak menjadi berbagai olahan khas Sunda seperti oncom goreng, sambel oncom, pais oncom. 

Oncom juga biasa dipakai campuran bumbu seperti karedok, ulukutek leunca, cobek genjer, sangu tutug oncom, isian combro, dan topping surabi. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Banyak dibaca

2026/2027 ITB Terima 8.945 Mahasiswa

BANDUNG, (Golali) - ITB menerima  8.945 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Irwan Meilano, ST, M.Si. Jumlahnya dari 8.945 mahasiswa baru terdiri atas 5.468 mahasiswa program sarjana, 1.947 mahasiswa program magister, 563 mahasiswa program doktor, serta 967 mahasiswa program profesi. Mengutip siaran pers yang diterima Golali, Rabu 5 Agustus 2026, mahasiswa baru program sarjana ITB angkatan 2026 berasal dari seluruh 38 provinsi di Indonesia. ITB juga turut menerima 97 mahasiswa yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T serta 10 mahasiswa melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).  Di antaranya berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Ada juga 28 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda. Dalam data Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), tercatat 446 siswa, dengan 198 siswa berada dalam ...

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...

Bosan jadi Pegawai, Montrav Bawa Tas Lokal ke Mancanegara

Owner Montrav, Gungun Gunawan menunjukan salah satu produk tas Montrav di Warehouse Montrav (foto : Yatni Setianingsih) Founder sekaligus Owner Montrav, Gungun Gunawan masih mengenang saat awal-awal membangun bisnis memproduksi tas dengan merek Montrav. Sebelum memutuskan resign menjadi karyawan di salah satu brand lokal tas, pada tahun 2017 Gungun Gunawan memulai usaha mandirinya menjadi dropshipper , melalui marketplace Shopee dengan nama akun (toko) Montrav Official Shop. "Saya termotivasi membangun bisnis sendiri, sehingga sambil bekerja pada tahun 2017 saya menjadi dropshipper tas di Shopee," cerita Gungun Gunawan membuka perbincangan dengan Golali, di kawasan gudang Montrav di sentra pergudangan ( warehouse ) Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis 9 Juli 2026. Dalam perjalanan menjadi dropshipper di Shopee, tak tanggung-tanggung dalam setahun, Gungun Gunawan mampu menjual hingga 2.000 pieces tas. Sekitar 4 tahun kemudian yakni tahun 20...