Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Profil

Anggi Novalga : Ayah Menjadi Inspirasi Masuk Dunia Musik

(dok : istimewa) Sosok ayah yang berprofesi sebagai musisi, telah  menginspirasi Anggi Novalga berkiprah dalam dunia seni musik. Meskipun begitu bukan tanpa tantangan untuk meraih cita-citanya menjadi musisi yang andal. Namun Anggi Novalga tidak merasakannya sebagai hambatan. Karena semuanya dijalankan dengan kecintaannya pada musik, yang sudah menjadi hobinya sejak kecil. "Mungkin faktor terbesar yang membuat saya jadi seniman adalah ayah yang seorang penyanyi kafe, sempat kepikiran jadi Polisi saat di SMA (Sekolah Menengah Atas), tetapi jalan hidup selalu dipertemukan dengan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia musik yang pada akhirnya membuat saya memantapkan langkah jadi pemusik," cerita Anggi Novalga kepada Golali. Ayahnya juga yang telah mengenalkan dan mengajarkan Anggi sejak kecil, bernyanyi dan bermain gitar. Dari hasil belajarnya tersebut Anggi sering diminta untuk bernyanyi lagu-lagu batak dihadapan keluarga besar pada berbagai acara perkumpulan keluarga. Perd...

Metamorfosa Hani Amalia Hendrajatin Dalam Dunia Seni

(dok : Istimewa) Sampai kini, masih ada stigma negatif tentang penari, baik dari segi moral maupun masa depan hidup. Inilah yang ingin dikikis seniwati profesional asal Bogor, Hani Amalia Hendrajatin. Melalui berbagai karya yang membuka mata masyarakat, tentang seni yang seutuhnya. Hani mengisahkan stigma ini telah ia rasakan sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Saat itu Hani yang sejak Sekolah Dasar (SD) menggeluti dunia seni karawitan merasakan minder untuk terus berkarya. “Saya itu dari usia TK (Taman Kanak-kanak) udah banci tampil, misalkan jalan sama ibu ke Mall, terus ada acara hadiahnya cokelat, tapi harus nyanyi dulu. Saya tanpa disuruh langsung maju buat nyanyi,” cerita Hani berbinar. Begitupun saat duduk di bangku SD, saat guru menyuruh menyanyi, Hani paling rajin mempertunjukan kebolehannya dalam bernanyi. Kesenangannya bernyanyi tidak sia-sia, saat masih duduk di kelas 1 SD, Hani mengikuti lomba menyanyi daerah khas Sunda yaitu pupuh. Pertama ...

Yudhistira Rejki Firdaus, Melalangbuana Lewat Musik Tradisi dan Modern

(dok : istimewa) Dukungan penuh dari orangtua dalam dunia musik, tak pernah disia-siakan Yudhistira Rejki Firdaus. Sehingga membawanya  menjadi musisi yang mahir memainkan alat musik modern maupun tradisional, yang melanglangbuana ke berbagai negara. Sejak dini orangtua Yudhiz (sapaan akrab dari Yudhistira Rejki Firdaus) sepertinya sudah mengetahui jika putranya, memiliki bakat dalam dunia musik. Maka tak mengherankan ayahnya dengan rajin, memberikan berbagai referensi musik dan mengajaknya mengapresiasi musik dengan mendengarkan berbagai karya musik. Bahkan ketika duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), Yudhiz yang mulai belajar bermain alat musik dari guru seni musik oleh orangtuanya dibelikan gitar. "Pada awalnya ada stimulus mendengarkan dan apresiasi musik dari orangtua terutama sosok Ayah yang sering memberi referensi musik secara tidak langsung lewat radio tape (kaset analog). Sejak itu saya mulai suka musik dan bakat itu mulai di asah ketika masuk SMP dengan dibelikan git...

Yenny Yuanita, Alam dan Sosok Ibu Menjadi Titik Tolak Berkarya

(dok : istimewa) Dalam menghasilkan karya seni seorang kreator selalu memiliki pesan yang ingin disampaikan, bisa berawal dari kehidupan, kegelisahan, lingkungan sekitar, maupun kekaguman sang pengkarya akan suatuhal. Begitupun dengan Yenny Yuanita, seorang seniwati dari Bandung yang banyak menghasilkan karya bertitik tolak dari kekagumannya pada sosok ibu dan kondisi alam. “Karya-karya saya lebih terkait dengan isu-isu yang sedang booming pada saat itu, tetapi kebih ke kondisi alam dan sosial. Pesan-pesanya hanya supaya kita mencintai alam saja maka kita akan dicintai alam. Kalo sosial paling saya lebih mengusung ke tema spesifik seorang ibu. Karena saya pencinta alam dan pecinta ibu. Saya selalu salut dengan seorang ibu," terang Yeye sapaan akrab dari Yenny Yuanita kepada Golali. Dalam berkesenian Yeye tidak hanya membatasi dalam satu jenis tari, ia menggeluti semua jenis tarian mulai dari tradisional, modern, dan kontemporer. “Meskipun saya orang spesialis kontemporer tetapi ak...

BOD, Bandnya Diskominfo Kota Bandung

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG, (Golali)-  Selain Plat Merah Band, Pemerintah Kota (Pemkot Bandung) memiliki BOD yang anggota bandnya merupakan beberapa orang aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung. Dari hobi yang sama dan obrolan santai antarteman, lahirlah BOD, sebuah band yang tumbuh bukan hanya dari kecintaan pada musik, tetapi juga dari persahabatan. BOD terbentuk pada 2022. Nama BOD menyimpan banyak makna. Bisa berarti Band Orang Dalam, Band Open Donasi, hingga Band Diskominfo. Satu kata, banyak arti, mewakili karakter BOD yang cair dan terbuka. Sebagian besar personel BOD berasal dari Diskominfo Kota Bandung. Hadi Romans dan Haris Bram mengisi posisi vokal, Angga pada gitar, Gun Gun Iskandar di bas, Randy Rey di drum, serta Kiki sebagai Manajer.  Meski memiliki latar belakang berbeda, mereka dipertemukan oleh satu frekuensi, kecintaan pada musik. Menurut Hadi band ini menjadi wadah untuk menyalurkan hobi yang s...

Nama Rektor Unpad dari Masa ke Masa

BANDUNG,(Golali) - Universitas Padjadjaran atau Unpad adalah salah satu perguruan tinggi negeri atau PTN yang ada di Indonesia. Unpad berdiri pada tanggal 11 September 1957. Unpad dipimpin seorang Rektor, mengutip website unpad, berikut nama Rektor Unpad dari masa ke masa : 1. 1957-1961: Prof. Iwa Koesoemasoemantri, S.H. 2. 1961-1964: Prof. R. G. Soeria Soemantri, drg. 3. 1964-1966: Moh. Sanusi Hardjadinata 4. 1966-1973: Prof. R. S. Soeria Atmadja 5. 1973-1974: Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M. 6. 1974-1982 : Prof. Dr. Hindersah Wiraatmadja 7. 1982-1990: Prof. Dr. Yuyun Wirasasmita, M.Sc. 8. 1990-1998: Prof. Dr. H. Maman P. Rukmana 9. 1998-2007: Prof. Dr. H. A. Himendra Wargahadibrata, dr., Sp.An., KIC 10. 2007-2015: Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA 11. 2015 – 2019: Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr. 12. 2019- 2024 : Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE. 13. 2024 - sekarang : Prof. dr. Arief S. Kartasasmita, SpM(K)., Mkes. PhD. Kampus Unpad yang pertama ada di Kota B...

Rektor ITB dari Masa ke Masa

BANDUNG,(Golali) - Sejak diresmikan pada tahun 1959, Institut Teknologi Bandung (ITB) dipimpin rektor. Mengutip website ITB, berikut deretan nama rektor ITB dari waktu ke waktu : 1.Prof. Ir. R.O Kosasih (1959 – 1964) 2.Ir. RH. Oekar Bratakoesoemah (1964 – 1965) 3.Letkol Ir. Koentoadji (1965 – 1969) 4.Prof. Dr. Doddy Achdiat Tisna Amidjaja (1969-1976) 5.Prof. Dr. Ing. Iskandar Alisjahbana (1976-1978) 6.Prof. Hariadi Paminto Soepangkat, Ph.D. (1980-1988) 7.Prof. Ir. Wiranto Arismundar, MSME. (1988-1997) 8.Prof. Ir. Lilik Hendrajaya, M.Sc., Ph.D. (1997-2001) 9.Dr. Ir. Kusmayanto Kadiman (2001-2004) 10.Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. (2005-2010) 11.Prof. Akhmaloka, Ph.D (2010-2015) 12.Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA. (2015-2020) 13.Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D (2020-2025) 14.Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, IPM, ASEAN Eng.,(2025-2030) Seperti diketahui ITB didirikan pemerintah Indonesia pada tanggal 2 Maret 1959 dan diresmikan Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno. Di awa...

Profil Pegiat Lingkungan Pak Sariban

BANDUNG, (Golali) - Pegiat lingkungan dan kebersihan, Sariban atau yang lebih akrab disaba Pak Sariban, yang telah dikenal di Kota Bandung karena dedikasinya dalam membersihkan sampah dan menjaga kebersihan jalanan. Pak Sariban berasal dari Magetan, Jawa Timur, Pak Sariban telah lama menjadi bagian dari komunitas Bandung dengan kontribusi luar biasanya dalam memelihara lingkungan. Ketika merantau ke Bandung pada tahun 1963 setelah menyelesaikan pendidikan di Jawa Timur, Pak Sariban bekerja sebagai petugas kebersihan di Rumah Sakit Mata Cicendo. Meskipun telah pensiun, semangat Pak Sariban untuk menjaga kebersihan dan merawat lingkungan tetap berkobar. Setiap hari, Pak Sariban menyusuri wilayah-wilayah tertentu di Kota Bandung seperti Cikutra dan Gedung Sate, membersihkan sampah dengan tekun dan penuh semangat.   Dengan seragam kuning dan topi caping bertuliskan “Dilarang Buang Sampah Sembarangan”, serta sepeda ontel tua sebagai alat transportasi, Pak Sariban menjalani rutinitas me...

Profil Acil Bimbo, Budayawan dari Bandung

(dok : istimewa) BANDUNG,(Golali) - Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau Acil Bimbo adalah seorang budayawan yang lahir di Bandung, 20 Agustus 1943. Acil wafat pada 1 September 2025 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung saat menjalani perawatan karena penyakit yang dideritanya.  Mengutip siaran pers Humas Pemkot Bandung, inilah profil lengkap dari Acil Bimbo  Acil Bimbo lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun 1974, dan melanjutkan pendidikan kenotariatan di Unpad tahun 1994.  Acil Bimbo dikenal sebagai penyanyi solois, musisi, dan personel dari grup musik legendaris Bimbo yang didirikan bersama dua saudaranya, yakni Sam dan Jaka, serta sang adik perempuannya Iin Parlina.  Grup musik Bimbo memiliki karya-karya yang kuat secara lirik dan musikalitas, seringkali sarat pesan moral, religius, dan spiritual. Beberapa lagu populer milik Bimbo antara lain "Tuhan", "Puasa", "Ada Anak Bertanya pada Bapaknya", "Sajadah Panjang...

Profil Melly Mono Penyanyi Asal Bandung

(dok : Melly Mono) BANDUNG,(Golali) -  Melly Mono memiliki nama asli Melly Herlina, lahir di Bandung Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada tanggal 17 April 1983.  Mengutip siaran pers yang diterima Golali, Melly mengawali kariernya di industri musik tanah air sebagai vokalis Band SHE (2000-2014), tahun 2014 Melly memilih untuk bersolo karier dan pada tahun 2015 selain menjadi solois, Melly bersama produser musik Osvaldo Rio mendirikan grup bernama Monostereo yang mengusung genre Electronic Dance Music (EDM). Penambahan nama Mono untuk nama panggung, kabarnya berasal dari nama grup Monostereo. Selama bersolo karier, Melly telah meluncurkan lagu antara lain :  "Ironi" "Sendiri" "Pulang" "Singgah" "Berhenti di Kamu" "Sakit" Melly pun sempat menjadi sinden di program "Bukan Sekedar Wayang" dan pernah menjadi vokalis sementara untuk band Kotak. Pada tahun 2025 ini, selain meluncurkan lagu berjudul Sakit, Melly Mono berkolabora...

T-Five Berawal dari SMAN 20 Bandung

(dok : T-Five) BANDUNG,(Golali) - Kota Bandung dikenal sebagai salah satu kota yang menghasilkan group musik ternama di Indonesia, salah satunya grup musik T-Five.  Mengutip siaran pers yang diterima Golali, inilah perjalanan grup musik T-Five yang didirikan lima siswa SMA Negeri 20 Kota Bandung, pada tahun 1999.  T-Five awalnya dikenal dengan sajian musik acapella sebelum berkembang menjadi band dengan instrumen lengkap. Ciri khas mereka yang menonjol adalah harmonisasi vokal dari empat vokalis utamanya, yang dipadukan dengan aransemen musik.  Nama T-Five adalah singkatan dari "Twenty-Five" karena anggotanya waktu itu terdiri dari lima siswa SMA Negeri 20 Bandung. Memasuki kancah industri musik Indonesia, pada awal tahun 2000-an T-Five dikenal dengan perpaduan genre Pop, R&B, dan Hip-hop. Personel T-Five  Formasi T-Five telah mengalami beberapa perubahan sepanjang karirnya. Anggota-anggota yang dikenal dan sempat menjadi bagian penting dari T-Five antara lain: ...

Profil Wali Kota Bandung Wahyu Hamijaya

BANDUNG,(Golali) - Wahyu Hamijaya adalah Wali Kota Bandung periode 1993-1998.  Mengutip keterangan tertulis di Taman Sejarah Kota Bandung, inilah berbagai pencapaian yang diterohkan Wahyu Hamijaya selama menjadi Wali Kota Bandung :  1. Meraih Piala Adipura sebagai kota yang memiliki lingkungan bersih  2. Persib meraih gelar Juara Liga Indonesia pertama pada musim 1994/1995. 3. Mendirikan Monumen Lengkong pada tahun 1995 di pertigaan Jalan Lengkong Besar dan Cikawao, sebagai bentuk peringatan peristiwa bentrokan antara Inggris dan pasukan Indonesia di Jalan Lengkong Besar(dari pertigaan Jalan Lengkong Besar-Cikawao sampai perempatan Jalan Lengkong Besar-Ciateul-Pungkur) pada awal Desember 1945, peristiwa ini terjadi karena pasukan Inggris berniat menyerang penduduk di wilayah selatan Bandung.  Itulah sekilas tentang profil Wali Kota Bandung, Wahyu Hamijaya. (Yatni Setianingsih/Golali.id)  

Profil Wali Kota Bandung Aa Tarmana

BANDUNG,(Golali) - Aa Tarmana adalah Wali Kota Bandung periode 1998-2003, yang dipilih DPRD Kota Bandung.  Mengutip keterangan tertulis di Taman Sejarah Kota Bandung, Aa Tarmana adalah Wali Kota Bandung pertama setelah era rezim orde baru dan masuknya era reformasi.  Aa Tarmana terkenal sebagai sosok Wali Kota Bandung yang tegas, sehingga kondisi Bandung sangat kondusif yang ditandai dengan berkurangnya angka kriminalitas di Kota Bandung. (Yatni Setianingsih/Golali.id)  

Profil Wali Kota Bandung Dada Rosada

BANDUNG,(Golali) - Dada Rosada adalah Wali Kota Bandung 2 periode selain Ateng Wahyudi . Dada Rosada menjabat Wali Kota Bandung pada tahun 2003-2008, berdasarkan keputusan DPRD Kota Bandung, sedangkan pada tahun 2008-2013 Dada Rosada terpilih sebagai Wali Kota Bandung hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung oleh warga Kota Bandung pada Pilkada pertama kalinya di Kota Bandung dengan Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda.  Sayangnya, menjelang akhir masa jabatannya Dada Rosada tersangkut kasus korupsi. Melansir berbagai sumber berita, Dada Rosada ditetapkan jadi tersangka oleh KPK pada 1 Juli 2013 terkait suap kepada Hakim Setyabudi Tejocahyono yang menangani perkara korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemkot Bandung tahun anggaran 2009-2010.  Selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung 2 periode, Dada Rosada pun menorehkan banyak prestasi seperti yang dikutip dari keterangan tertulis di Taman Sejarah Kota Bandung:  - Dimulainya pembangun flyover (jalan layang) Pa...

Fakta-Fakta Wali Kota Bandung Ateng Wahyudi

(dok : Museum Kota Bandung) BANDUNG,(Golali) - Ateng Wahyudi adalah Wali Kota Bandung yang mengemban jabatan Wali Kota Bandung selama dua periode, yaitu tahun 1983-1988 dan 1988-1993.  Mengutip keterangan tertulis di Taman Sejarah Kota Bandung, berikut fakta-fakta tentang Ateng Wahyudi selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung :  1. Pada masa Ateng Wahyudi, Kota Bandung pernah mendapatkan Piala Adipura, karena kondisi kota yang bersih  2. Untuk pertama kalinya, Ketua Umum dipegang Wali Kota Bandung  3. Persib menjadi juara pertama Kompetisi Divisi Utama Perserikatan 1986  4. Pencetus istilah Nista, Maja, Utama terkait Persib.  5. Salah satu anak Ateng Wahyudi, yaitu Dandan Riza Wardana adalah PNS di Pemkot Bandung dan pada Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bandung 2024 mencalonkan diri menjadi Wali Kota Bandung tetapi kalah. (Yatni Setianingsih/Golali.id)  

Profil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali) - Yana Mulyana menjadi Wali Kota Bandung untuk  sisa masa jabatan periode 2018-2023 sejak 18 April 2022 - 20 September 2023. Sebelumnya Yana Mulyana mengemban tugas sebagai Wakil Wali Kota Bandung untuk periode 2018-2023, mendampingi Wali Kota Bandung Oded M Danial (Mang Oded) . Namun pada 10 Desember 2021, Mang Oded wafat sehingga berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Nomor 39/HM.07/Pem.Otda yang dikeluarkan 10 Desember 2021 diteken oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Yana Mulyana ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung selama 4 bulan.  Lalu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendagri nomor 131.31.1001 tahun 2022 Tentang pengesahan pengangkatan wali kota dan pemberhentian Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ditetapkan sebagai Wali Kota Bandung sisa masa jabatan periode 2018-2023 dan dilantik pada 18 April 2022. Setahun menjabat sebagai Wali Kota Bandung, Yana Mulyana terkena OTT (operasi tangkap...

Profil Wali Kota Bandung Farhan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan selfie di Tembok Mural Lodaya, seusai peresmian Selasa 29 April 2025. (dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali) - Farhan adalah Wali Kota Bandung pertama yang berasal dari kalangan selebritis, Farhan terpilih menjadi Wali Kota Bandung berdasarkan pemilihan wali kota (pilwakot) Bandung tahun 2024 dengan suara terbanyak dari warga Kota Bandung yang memiliki hak pilih.  Farhan dilantik sebagai Wali Kota Bandung periode 2025-2030, oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 di Jakarta. Mengutip siaran pers Humas Pemkot Bandung, berikut profil lengkap Wali Kota Bandung, Farhan :  Nama lengkap                          : Muhammad Farhan  Tempat dan tanggal lahir      :   Bogor, 25 Februari 1970 Walaupun lahir di Bogor, Farhan tumbuh besar dan menempuh pendidikan di Bandung.  Riwayat Pendidikan Muhammad...

Profil Wali Kota Bandung Mang Oded

Wali Kota Bandung Oded M Danial (dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali) - Oded M Danial atau yang akrab disapa Mang Oded, adalah Wali Kota Bandung tahun 2018-2021. Mang Oded terpilih sebagai Wali Kota Bandung melalui Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung tahun 2018, untuk masa tugas 2018-2023. Namun, pada Jumat, 10 Desember 2021 Mang Oded wafat.  Inilah profil lengkap Oded M Danial atau Mang Oded dikutip dari rilis Humas Pemkot Bandung Nama Lengkap : Oded Muhammad Danial Tempat dan tanggal Lahir : Tasikmalaya, 15 November 1962 Wafat : Bandung, 10 Desember 2021  dan dimakamkan di pemakaman keluarga berlokasi di Lengkong Tengah Kota Tasikmalaya pada Jumat, 10 Desember 2021 pukul 22.55 WIB. Nama Istri : Siti Muntamah Nama Anak : 1. Nurul Syifa 2. Zulfa Anida Dinillah 3. Shofura Istifa 4. Aisyah Nur Rahmah 5. Mufidah Ramadhanti 6. Fatimah Azzahra 7. Khodijah Qonita Aulia Riwayat Pendidikan Mang Oded : SD Lengkong Tasikmalaya, (1969-1975) SMPN 1 Tasikmal...

Profil Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

(Dok: Humas Pemprov Jabar) BANDUNG,(Golali.id) - Ridwan Kamil adalah Wali Kota Bandung tahun 2013-2018, yang dipilih warga Kota Bandung melalui Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung tahun 2013.  Mengutip siaran pers dari Humas Pemprov Jawa Barat (Jabar) berikut profil lengkap dari Ridwan Kamil atau Kang Emil :   - Ridwan Kamil memiliki nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil. - Ridwan Kamil lahir di  Bandung tanggal 4 Oktober 1971. Pendidikan Ridwan Kamil : SDN Banjarsari III Bandung, 1978-1984 SMP Negeri 2 Bandung, 1984-1987 SMA Negeri 3 Bandung, 1987-1990 S1, Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung (ITB) 1990-1995 S2, Master of Urban Design University of California, Berkeley, AS 1999-2001 Karir dan pekerjaan Ridwan Kamil, sebelum terjun ke politik dan menduduki jabatan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil berkarir sebagai arsitek dan dosen di ITB. Istri Ridwan Kamil yaitu Atalia Praratya, Ridwan Kamil dan Atalia Prartya dikarunia dua anak yaitu Emmeril Kahn Mumtadz ...

Profil Wali Kota Bandung Husein Wangsaatmadja

BANDUNG,(Golali) - R Husein Wangsaatmadja adalah Wali Kota Bandung periode 1978-1983.  Mengutip keterangan tertulis di Taman Sejarah Kota Bandung, salah satu catatan sejarah dari Husein Wangsaatmadja, yaitu pembuatan patung Badak Putih di Taman Balaikota Bandung.  Untuk diketahui Badak Putih adalah salah satu hewan ikon dari Kota Bandung. (Yatni Setianingsih/Golali.id)