Langsung ke konten utama

BOD, Bandnya Diskominfo Kota Bandung

(dok : Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG, (Golali)-  Selain Plat Merah Band, Pemerintah Kota (Pemkot Bandung) memiliki BOD yang anggota bandnya merupakan beberapa orang aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung.

Dari hobi yang sama dan obrolan santai antarteman, lahirlah BOD, sebuah band yang tumbuh bukan hanya dari kecintaan pada musik, tetapi juga dari persahabatan.

BOD terbentuk pada 2022. Nama BOD menyimpan banyak makna. Bisa berarti Band Orang Dalam, Band Open Donasi, hingga Band Diskominfo. Satu kata, banyak arti, mewakili karakter BOD yang cair dan terbuka.

Sebagian besar personel BOD berasal dari Diskominfo Kota Bandung. Hadi Romans dan Haris Bram mengisi posisi vokal, Angga pada gitar, Gun Gun Iskandar di bas, Randy Rey di drum, serta Kiki sebagai Manajer. 

Meski memiliki latar belakang berbeda, mereka dipertemukan oleh satu frekuensi, kecintaan pada musik.

Menurut Hadi band ini menjadi wadah untuk menyalurkan hobi yang sempat tertunda. Latihan rutin pun dijadwalkan setiap Selasa selepas jam kerja, memastikan aktivitas band tidak mengganggu tugas utama sebagai ASN.

“Dulu hobi, tapi belum tersalurkan. Sekarang ketemu teman-teman yang sefrekuensi, kerja jalan, hobi juga jalan,” ujarnya seusai latihan rutin di Studio Band Bandung Creative Hub (BCH), Selasa 6 Januari 2026.

Kebersamaan menjadi nilai utama yang dirasakan para personel. Angga, gitaris BOD menyebut, band ini bukan sekadar soal tampil di panggung. 

“Di luar studio kita juga sering ngumpul, ngeliwet, bakar-bakar, makan bareng. Jadi bukan cuma musiknya, tapi rasa kekeluargaannya,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Gun Gun Iskandar, bassis BOD. Musik, baginya, sudah menjadi bagian dari hidup. 

“Di tengah pekerjaan, musik itu jadi stress release. Supaya pikiran dan hati tetap seimbang,” tuturnya. 

Ia berharap, BOD bisa menjadi ruang terbuka bagi ASN lain yang memiliki hobi serupa, sehingga bisa saling melengkapi ketika ada personel yang berhalangan.

Pengalaman tampil di berbagai acara juga meninggalkan kesan tersendiri. Sejak 2022, BOD telah tampil di sejumlah kegiatan, mulai dari acara komunitas hingga agenda pemerintahan. 

Salah satu momen paling berkesan adalah saat tampil di Balai Kota Bandung pada malam tahun baru, ketika Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan secara spontan naik ke panggung dan ikut bernyanyi. 

“Itu deg-degan tapi pecah banget. Enggak bakal lupa,” kata Haries Bram, salah satu vokalis BOD sambil tertawa.

Dukungan pimpinan Diskominfo menjadi energi tambahan bagi band ini. Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana sangat mendukung keberadaan BOD dan kerap memberi ruang tampil di berbagai kegiatan. 

Bahkan, rekan-rekan dari bidang lain pun sering ikut bernyanyi dan menikmati suasana saat BOD tampil.

Dengan mengusung konsep all genre, BOD fleksibel menyesuaikan diri dengan berbagai acara. Pop, rock, jazz, dangdut, hingga lagu Sunda bisa mereka bawakan sesuai kebutuhan. 

Ke depan, BOD berharap tetap solid, sehat, dan terus bisa menghibur, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

BOD menjadi bukti bahwa di balik kesibukan birokrasi, ada ruang untuk tumbuh bersama. Dari hobi dan persahabatan, para ASN Diskominfo Kota Bandung menjadikan musik sebagai bahasa kebersamaan yang sederhana namun bermakna. (Humas Pemkot Bandung/Golali.id)

Banyak dibaca

2026/2027 ITB Terima 8.945 Mahasiswa

BANDUNG, (Golali) - ITB menerima  8.945 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Irwan Meilano, ST, M.Si. Jumlahnya dari 8.945 mahasiswa baru terdiri atas 5.468 mahasiswa program sarjana, 1.947 mahasiswa program magister, 563 mahasiswa program doktor, serta 967 mahasiswa program profesi. Mengutip siaran pers yang diterima Golali, Rabu 5 Agustus 2026, mahasiswa baru program sarjana ITB angkatan 2026 berasal dari seluruh 38 provinsi di Indonesia. ITB juga turut menerima 97 mahasiswa yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T serta 10 mahasiswa melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).  Di antaranya berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Ada juga 28 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda. Dalam data Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), tercatat 446 siswa, dengan 198 siswa berada dalam ...

Inilah Jumlah Pengguna Internet di Kota Bandung

BANDUNG, (Golali) -   Penetrasi internet di Kota Bandung telah mencapai lebih dari 80 persen dari total penduduk. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Evaluasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kota Bandung, Ganjar Setya Pribadi dalam Sonata Talkshow bertajuk “Layanan Digital Kota Bandung: Makin Mudah, Makin Nyaman”, Kamis, 6 Agustus 2026. "Kalau melihat penetrasi digital di Kota Bandung, pengguna internetnya sudah cukup tinggi, lebih dari 80 persen. Artinya, kebutuhan terhadap masyarakat layanan digital juga sudah cukup besar. Karena itu, layanan Pemerintah Kota Bandung memang perlu terus beradaptasi dan masuk ke saluran digital sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan penggunanya,” kata Ganjar dikutip dari siaran pers Humas Pemkot Bandung. Lebih lanjut Ganjar mengatakan penggunaan teknologi tidak boleh hanya berorientasi pada pembuatan website atau aplikasi. Hal yang lebih penting adalah bagaimana teknologi mampu mengubah pola dan budaya kerja sehingga memberik...

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...