Langsung ke konten utama

Postingan

Lewat Beauty Class, Bicara Passion Hadirkan Ruang Belajar dan Pengembangan Diri bagi Anak Muda

(dok: Bicara Passion) Mengawali langkah sebagai komunitas yang berfokus pada pengembangan diri, Bicara Passion menggelar workshop perdana bertajuk Beauty Class K-Pop Star pada Minggu (19/7/2026) di Pretty Look, Pasir Kaliki, Bandung.  Berkolaborasi dengan Emina dan Pretty Look, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang memadukan edukasi kecantikan, pengembangan kepercayaan diri, serta kesempatan membangun relasi bagi generasi muda. Workshop menghadirkan beauty influencer Yullia HF (@yulliahf) sebagai pemateri yang membagikan tips dan teknik makeup bergaya K-Pop Idol. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung, serta berbagai benefit seperti voucher produk Emina senilai Rp100.000, snack, goodie bag, doorprize, dan sesi foto bertema K-Pop Star. Founder Bicara Passion, Tiwi Kasavela, mengatakan bahwa beauty class dipilih sebagai workshop perdana karena dunia kecantikan merupakan salah satu bidang yang dekat dengan minat anak muda. Menurutnya, ...

Cara dan Tantangan Pemkot Bandung Atasi Macet

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali)- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga sekaligus tantangan besar sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Kota Bandung Jumat, 20 Februari 2026. Farhan mengakui Kota Bandung memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Namun, di sisi lain berbagai persoalan klasik seperti sampah dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi capaian target pertumbuhan daerah. “Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menghadapi kemacetan ini,” ungkap Farhan. 1. Langkah pertama adalah peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur jalan.  Pemkot Bandung bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pembangunan dan perbaikan jalan.  Ia menyebut, pemerintah pusat telah menyelesaikan dua jalan layang utama, namun masih dibutuhkan pembangunan ena...

Industri Pariwisata di Bandung Wajib Zero Waste

BANDUNG,(Golali) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mewajibkan seluruh kawasan berpengelola, khususnya sektor pariwisata menerapkan sistem zero waste.  Hal itu disampaikannya usai menghadiri Travel Mart Jabar Istimewa dan Launching Perhimpunan Industri Pariwisata Indonesia (Parwindo) di Hotel Horison Ultima Bandung, Selasa 10 Februari 2026. Farhan menyatakan, pengelolaan sampah menjadi tantangan terbesar Kota Bandung. Menurutnya, keindahan destinasi wisata akan rusak ketika sampah tidak terkendali. “Setiap kawasan berpengelola di Kota Bandung harus zero waste. Kalau dalam tiga bulan tidak ada komitmen, mohon maaf, akan ada sanksi,” tegasnya.  Farhan mencontohkan, praktik baik yang telah dilakukan Hotel Mercure di Jalan Supratman. Hotel tersebut telah menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri serta sistem IPAL yang baik, sehingga air limbah bisa diolah sebelum dibuang ke saluran drainase.  “Kalau yang organik tidak akan diangkut. Yang diangkut hanya residu, itu...

Lirik Lagu Kasur Kapuk - Doel Sumbang

BANDUNG,(Golali) - Lagu berjudul Kasur Kapuk adalah salah satu lagu yang dinyanyikan Doel Sumbang. Begini lirik lagu Kasur Kapuk dari Doel Sumbang  Kasur kapuk bantal bantal guling Seprei dekil sarung bantal kumel Ranjang sudah pada reot Bilik sudah pada bolong Tak ada listrik Pisang goreng kopi kurang gula Banyak nyamuk semut dan kecoa Lampu tempel minyak tanah Hidup tak punya rupiah Aku tak resah Biar haus biar lapar Semangat terus berkobar Berjuang keras membongkar laci dunia Dapat uang uang dapat bisa makan makan bisa Kepahitan sirna jua pailit lewat Du-du-du-du-du-du Du-du-du-du-du-du-du-du Du-du-du-du-du-du Du-du-du-du-du-du Du-du-cu-cu-cu-cu-cu-cu-du-du-du-cu Cu-du-du-cu-du-du-cu-du-du-cu-du-du Kasur kapuk bantal bantal guling Seprei dekil sarung bantal kumal Ranjang sudah pada reot Bilik sudah pada bolong  Tak ada listrik Pisang goreng kopi kurang gula Banyak nyamuk semut dan kecoa Lampu tempel minyak tanah Hidup tak rupiah Aku tak resah Biar haus biar lapar semangat ...

Inilah Lokasi Puskesmas 24 Jam di Bandung

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali)- Pemerintah Kota Bandung meluncurkan layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama, peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang dipusatkan secara luring di Puskesmas Ibrahim Adjie dan diikuti secara daring untuk Puskesmas Garuda, pada Kamis, 15 Januari 2026. Peluncuran ini menjadi tonggak awal dari program strategis Pemkot Bandung, dalam menghadirkan layanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan yang tidak mengenal batas jam kerja.  Pada tahap awal, dua puskesmas langsung beroperasi penuh selama 24 jam, yakni Puskesmas Ibrahim Adjie dan Puskesmas Garuda, sebelum diperluas ke lima lokasi lainnya. Farhan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran Puskesmas 24 Jam, sebagai wujud nyata janji pelayanan publik yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.  Menurutnya, keberadaan puskesmas yang beroperasi penuh selama 24 jam bukan sekadar pemenuhan janji kampanye, melainkan kebut...

Lirik Lagu Patepung di Bates Kota-Nining Meida

BANDUNG,(Golali) - Lagu berjudul Patepung di Bates Kota adalah salah satu lagu yang dinyanyikan penyanyi Sunda, Nining Meida. Begini lirik lagu Patepung di Bates Kota dari Nining Meida Patepung di bates kota Teu sangka manjang jadina Mimiti teu pira nanya Ka Bandung mobil nu mana Patepung di bates kota Teu sangka manjang tuluyna Tujuan horeng sarua Mending sareng Ngarah teu sesah jalanna Bari ngantosan Ngaler ngidul ngobrol rencana tujuan Hate degdegan Rada inggis nyatet alamat sagala Saminggu saprak harita Teu sangka manehna datang Beuki lila hate manteng Terus jadi.. papacangan.. Patepung di bates kota Lalakon urang duaan Mun pareng jaga laksana Harepan.. pinanggih bagja.. Patepung di bates kota Teu sangka manjang tuluyna Tujuan horeng sarua Mending sareng Ngarah teu sesah jalanna Bari ngantosan Ngaler ngidul ngobrol rencana tujuan... Hate degdegan Rada inggis nyatet alamat sagala Saminggu saprak harita Teu sangka manehna datang Beuki lila hate manteng Terus jadi.. papacangan.. Pate...

BOD, Bandnya Diskominfo Kota Bandung

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG, (Golali)-  Selain Plat Merah Band, Pemerintah Kota (Pemkot Bandung) memiliki BOD yang anggota bandnya merupakan beberapa orang aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung. Dari hobi yang sama dan obrolan santai antarteman, lahirlah BOD, sebuah band yang tumbuh bukan hanya dari kecintaan pada musik, tetapi juga dari persahabatan. BOD terbentuk pada 2022. Nama BOD menyimpan banyak makna. Bisa berarti Band Orang Dalam, Band Open Donasi, hingga Band Diskominfo. Satu kata, banyak arti, mewakili karakter BOD yang cair dan terbuka. Sebagian besar personel BOD berasal dari Diskominfo Kota Bandung. Hadi Romans dan Haris Bram mengisi posisi vokal, Angga pada gitar, Gun Gun Iskandar di bas, Randy Rey di drum, serta Kiki sebagai Manajer.  Meski memiliki latar belakang berbeda, mereka dipertemukan oleh satu frekuensi, kecintaan pada musik. Menurut Hadi band ini menjadi wadah untuk menyalurkan hobi yang s...