Langsung ke konten utama

Resep Pindang Lauk Emas

BANDUNG,(Golali) - Pindang lauk emas atau pindang ikan mas adalah salah satu masakan khas Sunda, yang menjadi menu legendaris hingga kini. 

Inilah resep pindang lauk emas

Bahan resep pindang lauk emas 

2 ekor (500 gram) ikan mas

500 ml air

Bumbu resep pindang lauk emas 

10 centimeter laos potong-potong 

1 batang serai potong-potong

5 centimeter jahe potong-potong 

10 helai daun salam

1 buah cabai keriting

1 sendok makan kecap manis 

1 sendok teh garam halus 

5 gram gula merah 

5 butir bawang merah

3 butir bawang putih 

1/2 sendok teh ketumbar 

Cara memasak resep pindang lauk emas 

1. Bersihkan bagian ingsang dan jeroan ikan mas juga sisik ikan mas, cuci bersih di bawah air mengalis, lalu lumuri dengan garam, diamkan selama 15 menit lalu cuci kembali

2. Haluskan bawang merah, bawang putih, garam, dan ketumbar

3. Lumuri seluruh bagian ikan dengan bumbu halus 

2. Siapkan panci, letakkan daun salam sebagai alas dalam panci 

3. Tata ikan mas di atas daun salam 

4. Tambahkan sisa bumbu, lalu taruh potongan lengkuas, jahe, dan serai

5. Tambahkan air, kecap manis, dan gula

6. Panaskan panci di atas kompor menggunakan api besar, setelah airnya agak menyusut, kecilkan api dan masak terus pindang ikan mas hingga airnya habis

7. Angkat dan sajikan pindang ikan mas untuk teman makan nasi. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

 

Banyak dibaca

2026/2027 ITB Terima 8.945 Mahasiswa

BANDUNG, (Golali) - ITB menerima  8.945 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Irwan Meilano, ST, M.Si. Jumlahnya dari 8.945 mahasiswa baru terdiri atas 5.468 mahasiswa program sarjana, 1.947 mahasiswa program magister, 563 mahasiswa program doktor, serta 967 mahasiswa program profesi. Mengutip siaran pers yang diterima Golali, Rabu 5 Agustus 2026, mahasiswa baru program sarjana ITB angkatan 2026 berasal dari seluruh 38 provinsi di Indonesia. ITB juga turut menerima 97 mahasiswa yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T serta 10 mahasiswa melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).  Di antaranya berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Ada juga 28 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda. Dalam data Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), tercatat 446 siswa, dengan 198 siswa berada dalam ...

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...

Bosan jadi Pegawai, Montrav Bawa Tas Lokal ke Mancanegara

Owner Montrav, Gungun Gunawan menunjukan salah satu produk tas Montrav di Warehouse Montrav (foto : Yatni Setianingsih) Founder sekaligus Owner Montrav, Gungun Gunawan masih mengenang saat awal-awal membangun bisnis memproduksi tas dengan merek Montrav. Sebelum memutuskan resign menjadi karyawan di salah satu brand lokal tas, pada tahun 2017 Gungun Gunawan memulai usaha mandirinya menjadi dropshipper , melalui marketplace Shopee dengan nama akun (toko) Montrav Official Shop. "Saya termotivasi membangun bisnis sendiri, sehingga sambil bekerja pada tahun 2017 saya menjadi dropshipper tas di Shopee," cerita Gungun Gunawan membuka perbincangan dengan Golali, di kawasan gudang Montrav di sentra pergudangan ( warehouse ) Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis 9 Juli 2026. Dalam perjalanan menjadi dropshipper di Shopee, tak tanggung-tanggung dalam setahun, Gungun Gunawan mampu menjual hingga 2.000 pieces tas. Sekitar 4 tahun kemudian yakni tahun 20...