Langsung ke konten utama

Rute Angkot Elang-Ujungberung

BANDUNG,(Golali) - Angkot Elang-Ujungberung atau kadang di angkotnya bertuliskan Elang-Gedebage adalah salah satu rute angkot di Kota Bandung, yang menghubungkan kawasan barat Kota Bandung ke timur Kota Bandung.

Rute trayek Angkot Elang-Ujungberung memiliki titik awal dan titik akhir maupun sebaliknya Halte Elang ke Ujung Berung di perempatan Jalan Rumah Sakit dan Jalan AH Nasution. 

Rute angkot Elang-Ujungberung/ Elang-Gedebage 

Rute angkot dari Elang ke Ujungberung 

HALTE ELANG – JALAN NURTANIO – JALAN JENDRAL SUDIRMAN – JALAN JAMIKA – JALAN PASIR KOJA – JLN OTTO ISKANDAR DINATA – JALAN BKR – JALAN SRIWIJAYA – JALAN PASIR LUYU – JALAN SOEKARNO HATTA – JALAN RUMAH SAKIT 

Baca juga : Rute TMB Cibiru-Cibeureum

Rute angkot Ujungberung ke Elang 

JALAN RUMAH SAKIT – JALAN SOEKARNO HATTA – JALAN PASIR LUYU – JALAN SRIWIJAYA – JALAN BKR- JALAN OTTO ISKANDAR DINATA – JALAN ASTANA ANYAR – JALAN PANJUNAN – JALAN KH WAHID HASYIM – JALAN PETA – JALAN PASIR KOJA – JALAN JAMIKA – JALAN JENDRAL SUDIRMAN – JALAN RAJAWALI – HALTE ELANG.

Warna angkot Elang – Ujung Berung didominasi warna biru polesan kream dan hijau. Jika hendak ke Pasar Induk Gedebage, sebaiknya turun di perempatan Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Rumah Sakit lalu naik angkot Cicadas-Cibiru. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

 

Banyak dibaca

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...

Cara dan Tantangan Pemkot Bandung Atasi Macet

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali)- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga sekaligus tantangan besar sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Kota Bandung Jumat, 20 Februari 2026. Farhan mengakui Kota Bandung memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Namun, di sisi lain berbagai persoalan klasik seperti sampah dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi capaian target pertumbuhan daerah. “Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menghadapi kemacetan ini,” ungkap Farhan. 1. Langkah pertama adalah peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur jalan.  Pemkot Bandung bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pembangunan dan perbaikan jalan.  Ia menyebut, pemerintah pusat telah menyelesaikan dua jalan layang utama, namun masih dibutuhkan pembangunan ena...

Industri Pariwisata di Bandung Wajib Zero Waste

BANDUNG,(Golali) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mewajibkan seluruh kawasan berpengelola, khususnya sektor pariwisata menerapkan sistem zero waste.  Hal itu disampaikannya usai menghadiri Travel Mart Jabar Istimewa dan Launching Perhimpunan Industri Pariwisata Indonesia (Parwindo) di Hotel Horison Ultima Bandung, Selasa 10 Februari 2026. Farhan menyatakan, pengelolaan sampah menjadi tantangan terbesar Kota Bandung. Menurutnya, keindahan destinasi wisata akan rusak ketika sampah tidak terkendali. “Setiap kawasan berpengelola di Kota Bandung harus zero waste. Kalau dalam tiga bulan tidak ada komitmen, mohon maaf, akan ada sanksi,” tegasnya.  Farhan mencontohkan, praktik baik yang telah dilakukan Hotel Mercure di Jalan Supratman. Hotel tersebut telah menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri serta sistem IPAL yang baik, sehingga air limbah bisa diolah sebelum dibuang ke saluran drainase.  “Kalau yang organik tidak akan diangkut. Yang diangkut hanya residu, itu...