Langsung ke konten utama

Resep Tahu Sumedang

SUMEDANG,(Golali) - Tahu Sumedang memiliki keunikan tersendiri, yaitu kering di luar dan lembut serta agak kosong di dalam.

Mengutip Buku Tahu Sejarah Tahu Sumedang yang ditulis M.Lutfhi Khair A. dan Rusydan Fathy, inilah resep dari Tahu Sumedang.

Resep bahan Tahu Sumedang :

Kacang kedelai
Cuka tahu sebagai bahan penggumpal
Minyak kelapa (antibusa)
Air
Minyak goreng
Garam

Alat untuk membuat resep Tahu Sumedang :

Mesin giling
Panci
Wajan
Kompor 
Baskom
Kain saring ampas
Cetakan
Pisau
Penggaris
Rak bambu
Ancak (wadah cetak tahu)
Tahang
Gayung

Cara membuat resep Tahu Sumedang :

1) Pertama cuci bersih kacang kedelai
2) Rendam kacang kedelai selama 5 jam dalam baskom
3) Cuci kembali kacang kedelai dan tiriskan
4) Giling kacang kedelai hingga menjadi bubur dengan menambah air sedikit-sedikit
5) Setelah halus rebus bubur kedelai dalam panci hingga mendidih
6) Aduk bubur kedelai dan tambahkan antibusa (minyak kelapa) untuk mengatasi busa yang ditimbulkan
7) Setelah itu turunkan dan saring menggunakan kain saring sehingga sari kedelai dan ampas terpisah
8) Tambahkan cuka tahu sedikit sedikit sambil diaduk ke sari kedelai supaya menggumpal dan menggendap
9) Setelah endapan terbentuk, pisahkan cairan sisa penggumpalan dengan endapannya dengan cara membenamkan bambu pengayak yang dilapisi kain penyaring ke tahang
10) Cairan sisa penggumpalan akan tersaring ke luar kain, kemudian ambil cairan tersebut dengan gayung dan disimpan di tempat anti karat.
11) Endapan yang sudah bersih dari cairan sisa penggumpal, kemudian diaduk secara perlahan di wadah penyaringan, kemudian dimasukkan ke kotak ancak yang bagian bawahnya dilapisi kain saring.
12) Endapan dalam ancak bagian atasnya dilapisi kain saringan, setelah itu tutup hingga rapat dan ditekan dengan pemberat untuk mengepres endapan supaya seluruh air keluar. Pengepresan dilakukan selama 10-15 menit
13) Setelah tahu memadat, simpan tahu dalam rak bambu penyimpanan.
14) Potong tahu ukuran 10×10 cm menggunakan pisau dan penggaris
15) Rendam atau marinase tahu dalam air yang telah diberi garam
16) Goreng tahu dalam minyak goreng yang banyak dan panas, hingga berwarna kecokelatan dengan bagian luar yang garing sedangkan bagian dalam lembut dan tidak penuh. Angkat dan tiriskan. Sajikan (Yatni Setianingsih/Golali.id)



 

BANYAK DIBACA

Sejak Kapan ITB Ultra Marathon Digelar?

BANDUNG,(Golali) - ITB Ultra Marathon telah digelar setiap tahun sejak 2017, rute pada ITB Ultra Marathon dimulai dari Jakarta dan finish di Kota Bandung. Jarak rute ITB Ultra Marathon yaitu 170 – 180 kilometer. Dimulai dari Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Cipatat-Padalarang-Cimahi-Bandung. “Melalui ITB Ultra Marathon yang digelar sejak 2017, jumlah peserta meningkat dari tahun ke tahun. Mereka bisa berinteraksi dengan sesama alumni sehingga kebersamaan alumni, sivitas akademika ITB, dan umum itu bisa terjalin dan membangkitkan cinta almamater,” kata Ketua Yayasan Solidarity Forever, Ir. Susilo Siswoutomo dikutip dari siaran pers yang diterima Golali, Minggu 28 September 2025. Mengutip siaran pers yang dirilis ITB pada tahun 2025, ITB Ultra Marathon ini adalah prakarsa Yayasan Solidarity Forever yang dibentuk alumni Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB, sejak awal tahun 2016. Ide diadakannya acara ini sendiri digagas oleh salah satu alumni FTMD, Gatot Sudariyono. Tujuan dari IT...

Ekspor Shopee FLEXI Tambah Jangkauan Negara di Asia Tenggara

JAKARTA,(Golali) - Shopee menambah negara tujuan pada program Ekspor Shopee FLEXI, melalui peluncuran program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’. Sebelumnya sejak diluncurkan pada pertengahan tahun 2025, Ekspor Shopee FLEXI baru menjaungkau wilayah Malaysia, lewat program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’ yang diluncurkan pada 27 Oktober 2026, Shopee menambah 4 negara di Asia Tenggara yaitu Singapura, Filipina, Tailan, dan Brunei Darussalam.  Pada program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’ ini, Shopee berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan mitra logistik Anteraja serta JNE. Selain itu, Shopee juga menghadirkan pembaruan fitur Program Ekspor Shopee FLEXI, menyelenggarakan pelatihan spesial Program Ekspor Shopee FLEXI, serta memfasilitasi program Seller Immersion ke Malaysia untuk memperkuat kapabilitas ekspor pengusaha lokal.  Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menjelaskan perluasan jangkauan dan penguatan kapasitas penjual menja...

Sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1)

Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) yang ditulis Ojel Sansan Yusandi, mengisahkan tentang siapa saja yang menghuni Bandung, sebelum bernama Bandung seperti yang dikenal saat ini. Melansir dari akun instagram @lawangbuku inilah sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) : Siapakah penghuni Bandung sebelum nama Bandung ada di atas panggung sejarah? Apakah Bandung sama dengan Tatar Ukur? Benarkah Kabupaten Bandung lahir dari “rahim sejarah yang berdarah-darah” akibat perseteruan politik tingkat tinggi antara Dipati Ukur dkk versus Sultan Agung Mataram di abad XVII? Melalui buku ini kita juga akan saksikan bahwa sepanjang abad XIX, Bandung masih merupakan “kampung kecil” tak penting dengan jalanan berdebu, kerap dilalui maung, penuh kubangan badak. Ya, Bandung sebelum abad ke-20 sangat pangling, jauh berbeda dengan Bandung yang kini kita kenal.(Yatni Setianingsih/Golali.id) Data Buku : Judul Buku      ...