Langsung ke konten utama

Resep Surabi Polos khas Sunda

Surabi polos dan surabi oncom

BANDUNG,(Golali) - Surabi adalah salah satu makanan khas Sunda, yang termasuk dalam kudapan, biasanya disantap untuk sarapan maupun penunda lapar. Salah satu jenis surabi khas Sunda yaitu surabi polos alias surabi yang bercitarasa asin cenderung tawar, tanpa topping.

Berikut resep surabi polos

Bahan resep surabi polos khas Sunda

500 gram tepung beras

100 gram tepung terigu

1 liter santan kelapa

250 gram kelapa parut (kelapa setengah tua)

1/2 sendok teh garam

Minyak sayur untuk olesan panyurabian (cetakan berbentuk wajan kecil memiliki penutup, dahulu terbuat dari tanah liat kini dibuat dari stainless steel atau aluminium) 

Cara membuat resep surabi polos 

1. Campurkan tepung beras, tepung terigu dengan kelapa parut dan garam, aduk-aduk menggunakan centong kayu, sambil ditambah sedikit-sedikit santan. Terus diaduk hingga mengental

2. Panaskan panyurabian di atas anglo (kompor dari tanah liat) lalu olesi dengan 1/2 sendok teh minyak sayur

3. Tuangkan adonan surabi dengan menggunakan centong sayur

4. Tutup dan lihat sesekali hingga adonan sudah kering tetapi masih berwarna putih. Proses pemasakan surabi tidak usah dibalik.

5. Angkat dan sajikan

Terkadang surabi polos disantap dengan bala-bala, gehu, atau gorengan tempe juga dicocol pada sambal ancom. (Yatni Setianingsih/Golali.id) 

 

Banyak dibaca

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...

Cara dan Tantangan Pemkot Bandung Atasi Macet

(dok : Humas Pemkot Bandung) BANDUNG,(Golali)- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga sekaligus tantangan besar sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Kota Bandung Jumat, 20 Februari 2026. Farhan mengakui Kota Bandung memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Namun, di sisi lain berbagai persoalan klasik seperti sampah dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi capaian target pertumbuhan daerah. “Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menghadapi kemacetan ini,” ungkap Farhan. 1. Langkah pertama adalah peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur jalan.  Pemkot Bandung bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pembangunan dan perbaikan jalan.  Ia menyebut, pemerintah pusat telah menyelesaikan dua jalan layang utama, namun masih dibutuhkan pembangunan ena...

Industri Pariwisata di Bandung Wajib Zero Waste

BANDUNG,(Golali) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mewajibkan seluruh kawasan berpengelola, khususnya sektor pariwisata menerapkan sistem zero waste.  Hal itu disampaikannya usai menghadiri Travel Mart Jabar Istimewa dan Launching Perhimpunan Industri Pariwisata Indonesia (Parwindo) di Hotel Horison Ultima Bandung, Selasa 10 Februari 2026. Farhan menyatakan, pengelolaan sampah menjadi tantangan terbesar Kota Bandung. Menurutnya, keindahan destinasi wisata akan rusak ketika sampah tidak terkendali. “Setiap kawasan berpengelola di Kota Bandung harus zero waste. Kalau dalam tiga bulan tidak ada komitmen, mohon maaf, akan ada sanksi,” tegasnya.  Farhan mencontohkan, praktik baik yang telah dilakukan Hotel Mercure di Jalan Supratman. Hotel tersebut telah menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri serta sistem IPAL yang baik, sehingga air limbah bisa diolah sebelum dibuang ke saluran drainase.  “Kalau yang organik tidak akan diangkut. Yang diangkut hanya residu, itu...