Langsung ke konten utama

Apa Itu Soto Bongko?



SUMEDANG, (Golali) - Bila mengunjungi Kabupaten Sumedang di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Jangan lupa untuk mencicipi berbagai kuliner khasnya, salah satunya yakni soto bongko yang banyak ditemukan di pusat kota dari Kabupaten Sumedang.

Lantas apa itu soto bongko? Soto Bongko adalah kuliner berkuah khas Sumedang, yang terdiri dari potongan bongko (bongko sebutan untuk lontong berukuran besar berbentuk kubus), potongan tahu Sumedang, tauge yang disiram air panas lalu ditiriskan, ditambah bawang merah goreng, dikucuri kecap manis, kemudian diguyur kuah soto berupa santan berwarna kuning, dilengkapi dengan kerupuk, dan sambal cabai. 

Soto Bongko lebih mirip dengan lontong sayur atau ketupat sayur dibandingkan dengan soto, karena disajikan dengan potongan bongko (lontong). Hal ini berbeda dengan kebanyakan soto yang umumnya disajikan dengan nasi putih.

Rasa soto bongko

Soto Bongko memiliki rasa yang gurih. Bagi masyarakat Sumedang Soto Bongko menjadi santapan untuk makan pagi alias sarapan, sebelum melakukan berbagai aktivitas. Maka tak mengherankan jika Soto Bongko banyak dijual pada pagi hari sampai menjelang makan siang.

Di mana menemukan soto bongko?

Berbeda dengan Tahu Sumedang yang sangat mudah ditemukan di berbagai sudut kawasan Kabupaten Sumedang, berdasarkan pengamatan Golali dari kawasan perbatasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung hingga daerah Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang, pedagang Soto Bongko hanya ditemukan di kawasan Sumedang Kota yaitu di Pasar Sumedang dan Alun-alun Sumedang. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Sebelumnya telah tayang di https://golali.id/soto-bongko-sotonya-orang-sumedang/

Banyak dibaca

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...

Bosan jadi Pegawai, Montrav Bawa Tas Lokal ke Mancanegara

Owner Montrav, Gungun Gunawan menunjukan salah satu produk tas Montrav di Warehouse Montrav (foto : Yatni Setianingsih) Founder sekaligus Owner Montrav, Gungun Gunawan masih mengenang saat awal-awal membangun bisnis memproduksi tas dengan merek Montrav. Sebelum memutuskan resign menjadi karyawan di salah satu brand lokal tas, pada tahun 2017 Gungun Gunawan memulai usaha mandirinya menjadi dropshipper , melalui marketplace Shopee dengan nama akun (toko) Montrav Official Shop. "Saya termotivasi membangun bisnis sendiri, sehingga sambil bekerja pada tahun 2017 saya menjadi dropshipper tas di Shopee," cerita Gungun Gunawan membuka perbincangan dengan Golali, di kawasan gudang Montrav di sentra pergudangan ( warehouse ) Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis 9 Juli 2026. Dalam perjalanan menjadi dropshipper di Shopee, tak tanggung-tanggung dalam setahun, Gungun Gunawan mampu menjual hingga 2.000 pieces tas. Sekitar 4 tahun kemudian yakni tahun 20...

Bibit Mangrove Hasil Program Shopee Peduli :Tanam Hutan Indonesia Ditanam di Pesisir Jakarta

Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 26 Juli 2026, Shopee Indonesia berkolaborasi dengan BenihBaik.com dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) menggelar kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove di pesisir utara Jakarta. Kegiatan ini merupakan wujud nyata Program Shopee Peduli: Tanam Hutan Indonesia yang mengajak masyarakat berkontribusi dalam pelestarian ekosistem mangrove melalui permainan interaktif Shopee Tanam dan fitur Donasi di aplikasi Shopee yang dimulai sejak 5 Juni 2026 lalu. “Hari ini 26 Juli 2026 kita memperingati Hari Mangrove Sedunia, Pemprov DKI Jakarta melakukan aksi nyata menanam mangrove dengan berbagai pemangku kepentingan. Bersama instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, yayasan, BUMD, komunitas, generasi muda dan masyarakat, Pemprov DKI Jakarta menanam 24.310 bibit mangrove secara serentak di lima lokasi utama di area Jakarta. Kolaborasi ini menunjukkan pelestarian lingkungan tidak b...