Langsung ke konten utama

UPA Karier ISBI Bandung Bakal Gelar Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara, Ini Link Pendaftarannya


BANDUNG,(Golali) - Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (PKK) ISBI Bandung atau UPA Karier ISBI Bandung akan menggelar kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara dengan tema "Trik Siap Kerja: Bikin CV dan Lolos Interview HR".

Kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara ditujukkan kepada mahasiswa dan alumni ISBI Bandung. 

"Tujuan dari Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara ini, untuk mengembangkan skill mahasiswa dan alumni ISBI Bandung," kata Kepala UPA Karier ISBI Bandung, Rieka Sukmawati,S.Sn.,M.Sn kepada Golali, Selasa 22 September 2026. 

Kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara ini akan berlangsung pada:


Hari/Tanggal : Sabtu, 26 September 2026 
Lokasi : Ruang Sidang Lantai 4 ISBI Bandung
Waktu : 09.00–15.00 WIB

Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidang HRD dan psikologi yaitu : 


1.Narasumber Penyusunan CV
Dr. Wahyitno, S.Pd., M.M., CHRM, CHRGM. (Praktisi bidang HRD)

2.Narasumber Teknik Interview
Dyah Rachman Kuswartanti, M.Psi., Psikolog (Praktisi Psikolog dan Dekan Fakultas Psikologi Unibi Bandung)

Acara ini akan dimoderatori : M. Hafidz Aufa Al Fatih, S.Sn (Alumni Program Studi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISBI Bandung dan Juara 1 Putra Nusantara Jawa Barat 2025 serta Juara Head to Heart Challenge pada Ajang Putra Putri Nusantara Jawa Barat 2025)

Untuk mengikuti kegiatan Workshop Penyusunan CV dan Teknik Wawancara, mahasiswa dan alumni ISBI Bandung cukup melakukan pendaftaran melalui link : https://forms.gle/vvjPUxn4p1BkMXgC9

Yang akan dipelajari:


- Tips menyusun CV yang dilirik HR 
- Rahasia pertanyaan yang sering diajukan HR saat interview
- Rahasia jawaban yang tepat saat interview

Benefit:


- E- Sertifikat
- Praktik Menyusun CV & Interview
- Networking
- Lunch


Informasi lebih lengkap DM akun instagram UPA Karier ISBI Bandung @upakarier.isbi.(Yatni Setianingsih/Golali.id)

BANYAK DIBACA

Sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1)

Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) yang ditulis Ojel Sansan Yusandi, mengisahkan tentang siapa saja yang menghuni Bandung, sebelum bernama Bandung seperti yang dikenal saat ini. Melansir dari akun instagram @lawangbuku inilah sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) : Siapakah penghuni Bandung sebelum nama Bandung ada di atas panggung sejarah? Apakah Bandung sama dengan Tatar Ukur? Benarkah Kabupaten Bandung lahir dari “rahim sejarah yang berdarah-darah” akibat perseteruan politik tingkat tinggi antara Dipati Ukur dkk versus Sultan Agung Mataram di abad XVII? Melalui buku ini kita juga akan saksikan bahwa sepanjang abad XIX, Bandung masih merupakan “kampung kecil” tak penting dengan jalanan berdebu, kerap dilalui maung, penuh kubangan badak. Ya, Bandung sebelum abad ke-20 sangat pangling, jauh berbeda dengan Bandung yang kini kita kenal.(Yatni Setianingsih/Golali.id) Data Buku : Judul Buku      ...

Uniknya Stik dan Cistik Elniwa dari Bandung Berbahan Tepung Beras Ketan

(dok : instagram @elniwa_) BANDUNG,(Golali) - Selama ini stik dan cistik identik dengan bahan baku tepung terigu, tapi berbeda dengan produk stik dan cistik yang dibuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) Elniwa milik Henny Maria. Stik dan dan cistik buatan Henny memakai tepung beras ketan. Selain itu, jika kebanyakan stik berbentuk panjang mirip tongkat mini. Maka stik yang buatan Elniwa, bergelombang atau bergerigi yang dalam bahasa Sunda disebut rege. Kendati, memakai tepung beras ketan. Rasa maupun tekstur, dari stik dan cistik buatan Elniwa, tak kalah dengan stik dan cistik pada umumnya dengan tekstur yang renyah dan kriuk. Keunikan lainnya, untuk cistik sebagai cemilan yang memiliki ciri khas menggunakan campuran keju. Henny tidak menggunakan keju sama sekali, Henny hanya menggunakan tepung beras ketan dengan tambahan telur ayam, yang lebih banyak dari biasanya. Dengan pilihan resep seperti itu, cistik ini tetap memberikan citarasa keju. “Saya berusaha membuat produk yang bahannya ...

Deden Purbaya, Petani Muda yang Sukses Budi Daya Anggur Brazil

(dok pribadi Deden Purbaya) MAJALENGKA, (Golali) - Jeli melihat peluang, itulah kalimat yang pas disematkan kepada Deden Purbaya, petani Anggur Brazil dari Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Awal mula perkenalan Deden dengan Anggur Brazil, bisa dikatakan tidak sengaja. Orang tua Deden yang berprofesi sebagai petani, membudidayakan durian dan petai. Saat itu sekitar tahun 2011, di tengah kesibukan Deden menimba ilmu menjadi santri di Pesantren Daar Al Tarbiyah Rajagaluh Kabupaten Majalengka, ia membantu orang tuanya.   “Jadi latar belakang orang tua itu bertani durian dan petai. Ceritanya, saat saya membantu orang tua bertani. Salah satu konsumen meminta mencarikan bibit Anggur Brazil. Setelah kami carikan, dari pohon yang kecil dengan harga Rp 80 ribu, ternyata konsumen itu berani beli seharga Rp 400 ribu. Dari situ potensi membudidayakan tanaman Anggur Brazil dimulai,” cerita Deden membuka perbincangan secara online dengan Golali.id. Deden baru menekuni peluang ini sek...