Langsung ke konten utama

Jalan di Sekitar Kantor Pemkab Bandung

KABUPATEN BANDUNG, (Golali) - Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berada di Jalan Raya Soreang KM 17 Desa Pamekaran Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Provinsi Jabar.

Lokasi kantor Pemkab Bandung tidak jauh dari gerbang tol Soreang sebagai bagian ruas tol Soroja.

Kantor Pemkab Bandung berupa komplek perkantoran tempat Bupati dan Wakil Bupati Bandung berkantor, kantor dinas di lingkungan Pemkab Bandung.

Ada jalan apa saja di sekitar Kantor Pemkab Bandung ?


1) Jalan Raya Soreang

2) Jalan Raya Al-Fathu

Itulah jalan yang berada di sekitar Kantor Pemkab Bandung. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

BANYAK DIBACA

Uniknya Stik dan Cistik Elniwa dari Bandung Berbahan Tepung Beras Ketan

(dok : instagram @elniwa_) BANDUNG,(Golali) - Selama ini stik dan cistik identik dengan bahan baku tepung terigu, tapi berbeda dengan produk stik dan cistik yang dibuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) Elniwa milik Henny Maria. Stik dan dan cistik buatan Henny memakai tepung beras ketan. Selain itu, jika kebanyakan stik berbentuk panjang mirip tongkat mini. Maka stik yang buatan Elniwa, bergelombang atau bergerigi yang dalam bahasa Sunda disebut rege. Kendati, memakai tepung beras ketan. Rasa maupun tekstur, dari stik dan cistik buatan Elniwa, tak kalah dengan stik dan cistik pada umumnya dengan tekstur yang renyah dan kriuk. Keunikan lainnya, untuk cistik sebagai cemilan yang memiliki ciri khas menggunakan campuran keju. Henny tidak menggunakan keju sama sekali, Henny hanya menggunakan tepung beras ketan dengan tambahan telur ayam, yang lebih banyak dari biasanya. Dengan pilihan resep seperti itu, cistik ini tetap memberikan citarasa keju. “Saya berusaha membuat produk yang bahannya ...

Deden Purbaya, Petani Muda yang Sukses Budi Daya Anggur Brazil

(dok pribadi Deden Purbaya) MAJALENGKA, (Golali) - Jeli melihat peluang, itulah kalimat yang pas disematkan kepada Deden Purbaya, petani Anggur Brazil dari Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Awal mula perkenalan Deden dengan Anggur Brazil, bisa dikatakan tidak sengaja. Orang tua Deden yang berprofesi sebagai petani, membudidayakan durian dan petai. Saat itu sekitar tahun 2011, di tengah kesibukan Deden menimba ilmu menjadi santri di Pesantren Daar Al Tarbiyah Rajagaluh Kabupaten Majalengka, ia membantu orang tuanya.   “Jadi latar belakang orang tua itu bertani durian dan petai. Ceritanya, saat saya membantu orang tua bertani. Salah satu konsumen meminta mencarikan bibit Anggur Brazil. Setelah kami carikan, dari pohon yang kecil dengan harga Rp 80 ribu, ternyata konsumen itu berani beli seharga Rp 400 ribu. Dari situ potensi membudidayakan tanaman Anggur Brazil dimulai,” cerita Deden membuka perbincangan secara online dengan Golali.id. Deden baru menekuni peluang ini sek...

Sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1)

Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) yang ditulis Ojel Sansan Yusandi, mengisahkan tentang siapa saja yang menghuni Bandung, sebelum bernama Bandung seperti yang dikenal saat ini. Melansir dari akun instagram @lawangbuku inilah sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) : Siapakah penghuni Bandung sebelum nama Bandung ada di atas panggung sejarah? Apakah Bandung sama dengan Tatar Ukur? Benarkah Kabupaten Bandung lahir dari “rahim sejarah yang berdarah-darah” akibat perseteruan politik tingkat tinggi antara Dipati Ukur dkk versus Sultan Agung Mataram di abad XVII? Melalui buku ini kita juga akan saksikan bahwa sepanjang abad XIX, Bandung masih merupakan “kampung kecil” tak penting dengan jalanan berdebu, kerap dilalui maung, penuh kubangan badak. Ya, Bandung sebelum abad ke-20 sangat pangling, jauh berbeda dengan Bandung yang kini kita kenal.(Yatni Setianingsih/Golali.id) Data Buku : Judul Buku      ...