Langsung ke konten utama

Aneka Kisah di Temu Sejarah Explore ke-15 ke Tempat Pemakaman Pandu


Sebanyak 21 orang dari kawasan Bandung Raya mengikuti Temu Sejarah Explore ke-15 di Ereveld Pandu dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pandu, di Jalan Pandu Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Minggu, 26 Juli 2026. 

Kegiatan rutin yang digelar Komunitas Temu Sejarah ini bertujuan untuk membawa orang-orang yang menyenangi sejarah, tidak hanya berdiskusi tentang sejarah secara online yang berlangsung setiap Kamis malam, tetapi juga menjejakan kaki di tempat bersejarah seperti Ereveld Pandu dan Tempat Pemakaman Umum Pandu. 

"Menyelami sejarah ke tempat yang menarik. Ereveld Pandu ini sebagai tempat pemakaman korban Perang Dunia Kedua (1939-1942) dan Pertempuran Perlintasan Tjiater. Di TPU Pandu tempat peristirahatan terakhir arsitek masa Hindia Belanda Prof. Ir. C.P. Wolff Scoemaker, fotografer yang mengabadikan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, Alexius Impurung Mendur, dan Keluarga Ursone (Keluarga Pengusaha Susu Sapi asal Italia di Lembang pada masa Hindia Belanda). Melalui penjelajahan ini kita lebih aware pada sejarah," kata Founder Temu Sejarah, Tiwi Kasavela kepada Golali, di sela-sela perjalanan. 

Untuk diketahui, TPU Pandu diresmikan pada tahun 1932 pada masa Hindia Belanda yang kini dikelola Pemkot Bandung, sedangkan Ereveld Pandu diresmikan pada 7 Maret 1948 setelah Indonesia Merdeka yang dikelola Yayasan Makam Kehormatan Belanda. 

"Di Ereveld Pandu, bersemayam sekitar 4.000 jasad korban perang termasuk orang Belanda dan Indonesia yang terdiri dari militer maupun warga sipil," kata Pemandu Temu Sejarah Explore ke-15, Malia Nur Alifa. 

Korban perang yang dimakamakan di Ereveld Pandu bukan hanya berasal dari korban perang di Pulau Jawa, tetapi juga luar Pulau Jawa yang sebelumnya telah dimakamkan di sana tetapi dipindahkan ke Ereveld Pandu antara tahun 1960 dan 1970. Alasannya untuk memusatkan jumlah Ereveld yang dahulu berjumlah 22 Ereveld di seluruh Indonesia menjadi 7 Ereveld di Pulau Jawa.(Yatni Setianingsih/Golali.id)  

Banyak dibaca

9 Nama Jalan yang Sama di Jakarta dan Bandung

BANDUNG,(Golali) - Di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan beberapa kota di Provinsi DKI Jakarta terdapat nama-nama jalan yang sama. Golali merangkum nama jalan yang ada di Kota Bandung dan Jakarta : 1) Jalan Veteran di Kota Jakarta Pusat sementara di Kota Bandung Jalan Veteran di sekitaran Pasar Kosambi 2) Jalan Ir H Juanda di Kota Jakarta Pusat sedangkan di Kota Bandung Jalan Ir H Juanda yang dikenal dengan kawasan Dago dekat Gedung Sate 3) Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kota Jakarta Selatan, sementara di Kota Bandung di dekat sentra rajut Binong Jati hingga Pasar Kosambi 4) Jalan Jendral Sudirman di Kota Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, sedangkan di Kota Bandung dekat dengan Pasar Baru 5) Jalan Otto Iskandardinata di Kota Jakarta Timur, di Kota Bandung yaitu di kawasan Pasar Baru, Gedung Pakuan, dan Tegallega 6) Jalan Jendral Ahmad Yani di Kota Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur. Di Kota Bandung dimulai dari Terminal Cicaheum sampai sekitaran Pasar Kosambi 7)...

Angkot Lewat Jalan Soekarno Hatta Bandung

BANDUNG,(Golali)- Jalan Soekarno Hatta di Kota Bandung membentang dari Bundaran Cibeureum sampai dengan Bundaran Cibiru. Panjang Jalan Soekarno Hatta di Kota Bandung, mencapai sekitar 18,3 Km. Jalan Soekarno Hatta termasuk jalan Nasional, yang artinya dibiayai pemerintah pusat. Hal ini tertuang dalam S.K Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.631/KPTS/M/2009 dan Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat No.620/Kep1530 Admrek/2011. Ada berbagai rute angkot yang melewati Jalan Soekarno Hatta, meskipun sampai tahun 2026 ini tidak ada angkot yang secara penuh melewati rute dari Bundaran Cibeureum ke Bundaran Cibiru. Berikut rute angkot yang melewati Jalan Soekarno Hatta, berdasarkan pengamatan Golali : = Angkot Cicadas – Cibiru (kawasan Jalan Soekarno Hatta dari Bundaran Cibiru ke Samsat Provinsi Jabar) = Angkot Majalaya – Gede Bage via Sayang (Bundaran Cibiru sampai Pasar Gede Bage) = Angkot Ujung Berung – Elang (perempatan lampu merah Jalan Rumah Sakit – Soekarno Hatta hingga J...

Rumah Sakit di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung

BANDUNG, (Golali) - Jalan Soekarno Hatta adalah salah satu jalan yang ada di Kota Bandung. Panjang Jalan Soekarno Hatta di Kota Bandung, mencapai 18,3 Km. Jalan Soekarno Hatta di Kota Bandung membentang dari Bundaran Cibeureum sampai dengan Bundaran Cibiru. Jalan Soekarno Hatta termasuk jalan Nasional, yang artinya dibiayai pemerintah pusat. Hal ini tertuang dalam S.K Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.631/KPTS/M/2009 dan Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat No.620/Kep1530 Admrek/2011. Di Jalan Soekarno Hatta sampai tahun 2026 berdasarkan penelusuran Golali, terdapat 3 rumah sakit : 1) Edelweiss Hospital Alamat atau lokasi Edelweiss Hospital di Jalan Soekarno Hatta No 550 Kota Bandung 2) RSJP Paramarta Lokasi atau alamat Rumah Sakit Khusus Jantung & Pembuluh Darah Paramarta Bandung berada di Jalan Soekarno Hatta No 581 Kota Bandung 3) Rumah Sakit Al Islam Bandung Alamat atau lokasi RSAI (Rumah Sakit Al Islam) Bandung berada di Jalan Soekarno Hatta No 644 Itulah a...