Tahu isi dan gehu, sama-sama jenis gorengan dengan bahan utama tahu yang diberi isi, dicelupkan dalam adonan tepung terigu, dan digoreng dalam minyak sayur yang banyak dan panas.
Berdasarkan pengamatan Golali, tahu isi dan gehu memiliki satu perbedaan yaitu :
= Tahu isi disematkan pada tahu yang diberi isian bukan hanya toge (tauge), tetapi juga untuk tahu isi yang ditambah isian tumis bihun, isi sayuran (kol dan wortel), tahu berontak, tahu susur, gehu, tahu bunting, dan jenis tahu isi lainnya yang ada di Indonesia. Nama tahu isi, biasanya digunakan di kawasan Jakarta.
= Gehu hanya ditambah isian toge (tauge). Nama gehu dikenal dalam masyarakat Sunda, sebagai akronim dari Toge Tahu.
Tahu isi maupun gehu biasanya menjadi salah satu menu yang dijual para pedagang kaki lima ataupun pedagang keliling di pusat keramaian. Gehu maupun tahu isi, sering dipilih menjadi menu untuk sarapan dan buka puasa Ramadan.
Gehu maupun tahu isi termasuk dalam salah satu kudapan basah, karena hanya tahan dalam satu hari. Gehu atau tahu isi termasuk cemilan atau makanan ringan tradisional. (Yatni Setianingsih/Golali.id)
