Langsung ke konten utama

Lirik Lagu Batan Nganggur

BANDUNG,(Golali) - Lagu berjudul Batan Nganggur adalah lagu berlirik bahasa Sunda, yang pertama kali dipopulerkan Iwan Ernawan. Kemudian dinyanyikan ulang Asep Darso.

Simak lirik lagu Batan Nganggur 

Batan nganggur mending cara batur

Nyoba usaha dagang sora

Goreng jeung alus nomer dua

Anu pentingnamah kuring nyoba


Mugi-mugi jalma baroseneun

Kuloba lagu anu ngeunaheun

Sing papag heula panasaran

Meuli sora kuring nu pas pasan


Sabab gede pisan manfaatna

Batan meuli barang nu teu guna

Maka sing gancang geura boga

Lumayan batan katabrak beca


Kahayang ngalamar ka kantoran

Tapi sok tara aya lowongan

Nu aya ge malah dikurudan

Komo anu ngamimitian


Nyoba usaha jual beli

Loba ngajual batan meli

Nginjeum duit modal usaha

Teu dibere da eweuh bor'hna


Baca juga : Lirik Lagu Mobil Butut - Bungsu Bandung 


Mending ge milih nyumbangkeun bakat

Najan bakat, bakat ku butuh

Tibatan kuring barang penta

Mending dagang sora bari maksa


Cita-cita hayang jadi doktor

Najan ngodok nu kotor-kotor

Komo mun nu dikodoknana bahenol

Lumayan najan saeutik honor


Lantaran taya aya bejana

Doktor anu hirupna sangsara

Teu cara dukun anu di leumbur

Saeutik gawe lobana nganggur


Mangka jadi jalma kudu pinteur

Ngarah heuteu gampang kabalingeur

Neangan gawe pasti teu sulit

Komo lamun dibareungan duit


Itulah lagu Batan Nganggur yang mengisahkan tentang sulitnya mencari pekerjaan. (Yatni Setianingsih/Golali.id)


Banyak dibaca

2026/2027 ITB Terima 8.945 Mahasiswa

BANDUNG, (Golali) - ITB menerima  8.945 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Irwan Meilano, ST, M.Si. Jumlahnya dari 8.945 mahasiswa baru terdiri atas 5.468 mahasiswa program sarjana, 1.947 mahasiswa program magister, 563 mahasiswa program doktor, serta 967 mahasiswa program profesi. Mengutip siaran pers yang diterima Golali, Rabu 5 Agustus 2026, mahasiswa baru program sarjana ITB angkatan 2026 berasal dari seluruh 38 provinsi di Indonesia. ITB juga turut menerima 97 mahasiswa yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T serta 10 mahasiswa melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).  Di antaranya berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Ada juga 28 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda. Dalam data Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), tercatat 446 siswa, dengan 198 siswa berada dalam ...

Inilah Jumlah Pengguna Internet di Kota Bandung

BANDUNG, (Golali) -   Penetrasi internet di Kota Bandung telah mencapai lebih dari 80 persen dari total penduduk. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Evaluasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kota Bandung, Ganjar Setya Pribadi dalam Sonata Talkshow bertajuk “Layanan Digital Kota Bandung: Makin Mudah, Makin Nyaman”, Kamis, 6 Agustus 2026. "Kalau melihat penetrasi digital di Kota Bandung, pengguna internetnya sudah cukup tinggi, lebih dari 80 persen. Artinya, kebutuhan terhadap masyarakat layanan digital juga sudah cukup besar. Karena itu, layanan Pemerintah Kota Bandung memang perlu terus beradaptasi dan masuk ke saluran digital sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan penggunanya,” kata Ganjar dikutip dari siaran pers Humas Pemkot Bandung. Lebih lanjut Ganjar mengatakan penggunaan teknologi tidak boleh hanya berorientasi pada pembuatan website atau aplikasi. Hal yang lebih penting adalah bagaimana teknologi mampu mengubah pola dan budaya kerja sehingga memberik...

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...