Langsung ke konten utama

Humanoid Communication 2.0 Ajarkan Etika dan Empati dalam Gunakan AI


Dr. Husnita.,S.E.,M.Si.,C.PR menerangkan Humanoid Communication 2.0 di SMK Kartika XIX-1-Bandung (dok : istimewa)

BANDUNG,(Golali) - Telkom University menggelar program pengabdian masyarakat ke SMK Kartika XIX-1 Bandung, Senin 20 Oktober 2025. Pada program pengabdian masyarakat yang melibatkan Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Komunikasi Sosial Telkom University dan penulis buku Humanoid Communication 2.0 ini mengambil tema “Humanoid Communication 2.0, Mengoptimalkan AI Untuk Meningkatkan Soft Skill di Lingkungan SMK Kartika XIX-I Bandung”. 

Kegiatan ini bertujuan membekali siswa memiliki kemampuan komunikasi digital yang cerdas, beretika, dan empati saat berinteraksi dengan teknologi AI. Dalam acara ini, digelar pelatihan dan sosialisasi literasi AI yang mengajarkan siswa cara berinteraksi dengan AI secara bijak, termasuk pemahaman tentang prompt persona, teknik komunikasi (CoT, few-shot, zero-shot), serta penerapan SAFE Etika (Sustainable, Accurate, Fair and Explainable)dalam komunikasi digital.

Materi dikemas dengan sederhana, dirangkai dengan kegiatan interaktif yang mencakup sesi pengenalan teknologi, praktik langsung, dan diskusi etika digital. Setelah itu, siswa-siswi diminta menyusun prompt yang mengacu pada SAFE Ethic. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi komunikator digital yang cerdas, kritis, dan beretika. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek AI, beretika digital, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

”Empati digital dan etika komunikasi bukan sekadar teori, namun ini keterampilan penting agar teknologi tidak hanya cerdas, tapi juga manusiawi,” kata Dr. Husnita.,S.E.,M.Si.,C.PR salah satu narasumber dalam kegiatan ini, sekaligus dosen Telkom University dan penulis buku Humanoid Communication 2.0.

Acara ini pun mendapatkan dukungan penuh dari Pengurus Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi.(Yatni Setianingsih/Golali.id)

BANYAK DIBACA

Sejak Kapan ITB Ultra Marathon Digelar?

BANDUNG,(Golali) - ITB Ultra Marathon telah digelar setiap tahun sejak 2017, rute pada ITB Ultra Marathon dimulai dari Jakarta dan finish di Kota Bandung. Jarak rute ITB Ultra Marathon yaitu 170 – 180 kilometer. Dimulai dari Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Cipatat-Padalarang-Cimahi-Bandung. “Melalui ITB Ultra Marathon yang digelar sejak 2017, jumlah peserta meningkat dari tahun ke tahun. Mereka bisa berinteraksi dengan sesama alumni sehingga kebersamaan alumni, sivitas akademika ITB, dan umum itu bisa terjalin dan membangkitkan cinta almamater,” kata Ketua Yayasan Solidarity Forever, Ir. Susilo Siswoutomo dikutip dari siaran pers yang diterima Golali, Minggu 28 September 2025. Mengutip siaran pers yang dirilis ITB pada tahun 2025, ITB Ultra Marathon ini adalah prakarsa Yayasan Solidarity Forever yang dibentuk alumni Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB, sejak awal tahun 2016. Ide diadakannya acara ini sendiri digagas oleh salah satu alumni FTMD, Gatot Sudariyono. Tujuan dari IT...

Ekspor Shopee FLEXI Tambah Jangkauan Negara di Asia Tenggara

JAKARTA,(Golali) - Shopee menambah negara tujuan pada program Ekspor Shopee FLEXI, melalui peluncuran program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’. Sebelumnya sejak diluncurkan pada pertengahan tahun 2025, Ekspor Shopee FLEXI baru menjaungkau wilayah Malaysia, lewat program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’ yang diluncurkan pada 27 Oktober 2026, Shopee menambah 4 negara di Asia Tenggara yaitu Singapura, Filipina, Tailan, dan Brunei Darussalam.  Pada program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’ ini, Shopee berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan mitra logistik Anteraja serta JNE. Selain itu, Shopee juga menghadirkan pembaruan fitur Program Ekspor Shopee FLEXI, menyelenggarakan pelatihan spesial Program Ekspor Shopee FLEXI, serta memfasilitasi program Seller Immersion ke Malaysia untuk memperkuat kapabilitas ekspor pengusaha lokal.  Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menjelaskan perluasan jangkauan dan penguatan kapasitas penjual menja...

Sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1)

Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) yang ditulis Ojel Sansan Yusandi, mengisahkan tentang siapa saja yang menghuni Bandung, sebelum bernama Bandung seperti yang dikenal saat ini. Melansir dari akun instagram @lawangbuku inilah sinopsis Buku Bandoeng Waktoe Itoe : Dari Citarum ke Sisi Cikapundung (Jilid 1) : Siapakah penghuni Bandung sebelum nama Bandung ada di atas panggung sejarah? Apakah Bandung sama dengan Tatar Ukur? Benarkah Kabupaten Bandung lahir dari “rahim sejarah yang berdarah-darah” akibat perseteruan politik tingkat tinggi antara Dipati Ukur dkk versus Sultan Agung Mataram di abad XVII? Melalui buku ini kita juga akan saksikan bahwa sepanjang abad XIX, Bandung masih merupakan “kampung kecil” tak penting dengan jalanan berdebu, kerap dilalui maung, penuh kubangan badak. Ya, Bandung sebelum abad ke-20 sangat pangling, jauh berbeda dengan Bandung yang kini kita kenal.(Yatni Setianingsih/Golali.id) Data Buku : Judul Buku      ...