Langsung ke konten utama

Di Mana Alamat Teras Sunda Cibiru?

Teras Sunda Cibiru (dok : Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG,(Golali) - Teras Sunda Cibiru adalah salah satu fasilitas publik yang dibangun dan dikelola Pemkot Bandung, melalui UPT.PSKK/Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. 

Alamat atau lokasi Teras Sunda Cibiru berada di Jalan A.H Nasution Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru, Kota Bandung Provinsi Jawa Barat.

Lokasi Teras Sunda Cibiru berdekatan dengan : 

= Borma Cipadung 

= Saung Legit 

= UIN Sunan Gunung Djati Kampus Cibiru 

= Polsek Ujungberung 

Baca juga : Di Mana Alamat Gedung Sate?

Fasilitas di Teras Sunda Cibiru :

- Palataran (halaman, taman, area parkir)

- Bale Karya (galeri)

- Bale Utama (ruang pertunjukan)

- Bale Motekar (ruang kerajinan/workshop)

- Tajug (musola)

- Bale Alit (ruang pelatihan multiguna).

Di Teras Sunda Cibiru, masyarakat bisa mengadakan acara pertunjukan seni dan budaya sunda di Bale Utama, tanpa dipungut biaya dengan menghubungi UPT.PSKK/Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, selaku pengelola Teras Sunda Cibiru.

Baca juga : Letak Alun-alun Ujungberung di Mana? 

Sejarah Teras Sunda Cibiru 

Mengutip siaran pers Humas Pemkot Bandung tahun 2024, Teras Sunda Cibiru dibangun pada tahun 2017, diresmikan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pada tanggal 31 Oktober 2018. 

Tujuan dibangunnya Teras Sunda Cibiru adalah ruang aktivitas seniman dan budayawan, dalam rangka pemberdayaan dan peningkatan kualitas seni dan ekonomi.

Salah satu pengurus Teras Sunda Cibiru, Wawan (53) menceritakan sebelum dibangun Teras Sunda  Cibiru, dulu digunakan untuk lahan pemakaman, lalu dipindahkan dan difungsikan menjadi lapangan untuk tempat pertunjukan kesenian warga sekitar. Kemudian pemerintah membuatkan wisata kesenian Teras Sunda Cibiru.

“Dulunya di sini pemakaman terus ada tugu juga. Sekarang sudah dipindahin terus setelah makam di sini dijadikan lapangan biasa dipakai tempat benjang, reak. Teras Sunda juga dipakai tempat kesenian lainnya,” kata Wawan. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Banyak dibaca

Resensi Novel Obsesi Sunyi - Tiwi Kasavela

Penulis Tiwi Kasavela merilis novel ke-6  berjudul Obsesi Sunyi, pada Juni 2026.  Novel Obsesi Sunyi mengisahkan tentang cinta Mela pada pandangan pertama yang tak pernah padam, perjodohan, dan kisah dua pria dalam hidup Mela yang saling berkaitan di masa lalu dan masa depan. Inilah resensi Obsesi Sunyi yang ditulis Tiwi Kasavela. Mela, seorang perempuan yang bosan dengan rutinitasnya bekerja di Bandung ingin keluar dari kondisi tersebut, mencoba memulai solo trip ke kawasan Malang dan Surabaya tanpa ada yang dia kenal. Saat di Surabaya, tanpa dinyana menyelematkan seorang pria tua hingga membuat Mela dirawat di rumah sakit, saat siuman Mela bertemu dengan Niko.  "Mela membuka matanya perlahan, agak buram, terasa pening, sementara bau obat khas rumah sakit juga tercium, membuat perutnya tak nyaman, ingin muntah rasanya. Bingung... Samar dia melihat seorang pria yang sedang menatapnya, tajam. Laki-laki yang rasanya belum pernah ia lihat sebelumnya, badannya tinggi, kulitny...

Bosan jadi Pegawai, Montrav Bawa Tas Lokal ke Mancanegara

Owner Montrav, Gungun Gunawan menunjukan salah satu produk tas Montrav di Warehouse Montrav (foto : Yatni Setianingsih) Founder sekaligus Owner Montrav, Gungun Gunawan masih mengenang saat awal-awal membangun bisnis memproduksi tas dengan merek Montrav. Sebelum memutuskan resign menjadi karyawan di salah satu brand lokal tas, pada tahun 2017 Gungun Gunawan memulai usaha mandirinya menjadi dropshipper , melalui marketplace Shopee dengan nama akun (toko) Montrav Official Shop. "Saya termotivasi membangun bisnis sendiri, sehingga sambil bekerja pada tahun 2017 saya menjadi dropshipper tas di Shopee," cerita Gungun Gunawan membuka perbincangan dengan Golali, di kawasan gudang Montrav di sentra pergudangan ( warehouse ) Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis 9 Juli 2026. Dalam perjalanan menjadi dropshipper di Shopee, tak tanggung-tanggung dalam setahun, Gungun Gunawan mampu menjual hingga 2.000 pieces tas. Sekitar 4 tahun kemudian yakni tahun 20...

Gara-gara Galau Nongkrong, Artch Hasilkan Cuan Melimpah

Host live mejelaskan detail tas brand Artch saat siaran langsung Shopee Live (foto : Yatni Setianingsih) "Tas ini terdiri dari banyak kantong yang bisa untuk menyimpan berbagai perintilan, " itulah potongan kalimat yang diucapkan host live di studio live Artch di bilangan Gempolsari, Kota Bandung, Kamis 9 Juli 2026 yang disiarkan secara langsung melalui akun Artch Official Shop di Shopee. Host live seorang wanita yang menunjukkan detail dari tas brand lokal Artch di depan kamera DSLR (Digital Single-Lens Reflex)  yang disetting otomatis merekam siaran langsung tersebut, di samping kamera ditempatkan dua handphone yang digunakan untuk melihat siaran langsung yang tayang di akun Artch Official Shop pada fitur Shopee Live. Di bagian belakang host live terdapat beberapa pajangan foto produk Artch dan lighting untuk menunjang syuting siaran langsung di Shopee Live, sementara di bagian kanan terdapat beragam produk Artch yang nantinya akan ditawarkan pada Shopee Live. Selain host ...