Langsung ke konten utama

Lirik Lagu Kopi Dangdut-Fahmi Shahab

 

Lagu Kopi Dangdut dipopulerkan penyanyi dangdut Fahmi Shahab

Begini lirik lagu Kopi Dangdut – Fahmi Shahab

Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana

Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema

Terasa kembali gelora jiwa mudaku 

Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut


Api asmara yang dahulu pernah membara

Semakin hangat bagai ciuman yang pertama

Detak jantung ku seakan ikut irama 

Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut


Irama kopi dangdut yang ceria 

Menyengat hati menjadi gairah 

Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu


Api asmara yang dahulu pernah membara

Semakin hangat bagai ciuman yang pertama

Detak jantungku seakan ikut irama 

Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut


Dag-dig-dug, detak jantungku

Ser-ser-ser-ser-ser, bunyi darahku


Dag-dug-dug-dig-dug, detak jantungku 

Ser-ser-ser-ser-ser, bunyi darahku

Na-na-na, mengapa kamu-da-datang lagi menggodaku

Dulu hatiku membeku bagaikan segumpal salju

Ku tak mau peduli biar hitam, biar putih 

Melangkah berhati-hati, asal jangan nyebur ke kali


Api asmara yang dahulu pernah membara

Semakin hangat bagai ciuman yang pertama

Detak jantungku seakan ikut irama 

Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut


Irama kopi dangdut yang ceria 

Menyengat hati menjadi gairah 

Membuat aku lupaakan cintaku yang telah lalu


Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana

Sayup kudengar melodi cinta yang menggema

Terasa kembali gelora jiwa mudaku 

Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut


Api asmara yang dahulu pernah membara

Semakin hangat bagai ciuman yang pertama

Detak jantungku seakan ikut irama

Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut

Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut

Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut 

(Yatni Setianingsih/Golali.id)

BANYAK DIBACA

Rute ke Jalan Braga di Kota Bandung

BANDUNG,(Golali) - Jalan Braga khususnya Jalan Braga Panjang menjadi ikon wisata dari Kota Bandung. Jalan Braga Panjang membentang perempatan Jalan Naripan – Jalan Braga ke perempatan Jalan Suniaraja – Jalan Lembong – Jalan Braga, memiliki panjang sekitar 600 meter. Begini rute ke Jalan Braga Panjang dari Gerbang Tol Pasteur : Gerbang Tol Pasteur – Jalan Dr Djunjunan – Fly Over Pasupati – Jalan Surapati – belok ke Jalan Ir H Djuanda (Dago) – Jalan Merdeka – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Braga – Jalan Lembong – Jalan Tamblong – Jalan Naripan – Jalan Braga Panjang Rute ke Jalan Braga dari Gerbang Tol Mohamad Toha : Gerbang Tol Mohamad Toha – belok kiri Jalan Soekarno Hatta – belok di putaran depan RM Ampera ke Jalan Soekarno Hatta – Jalan Soekarno Hatta – belok ke Jalan Mohamad Toha – Jalan Pungkur – Jalan Dewi Sartika – Jalan Dalem Kaum – Jalan Alun-alun Timur atau Palestina Walk – Jalan Asia Afrika – Jalan Banceuy – Jalan Naripan – Jalan Braga Panjang Rute ke Jalan Braga dari bund...

Sinopsis Film Kartini

Film Kartini adalah film layar lebar, yang ditayangkan di bioskop Indonesia pada tahun 2017. Film Kartini mengisahkan tentang Kartini (Dian Sastrowardoyo) dalam memperjuangkan hak-hak wanita termasuk ibu kandung dan saudara perempuannya. Dalam Film Kartini, diceritakan Kartini yang lahir dari seorang ayah bangsawan Jawa, Raden Sosroningrat (Deddy Sutomo) menikahi Ngasirah (Christine Hakim) perempuan biasa. Saat ayahnya menjadi Bupati, salah satu syaratnya harus memiliki istri dari keturunan Ningrat. Sehingga Ngasirah hanya menjadi selir, Raden Sosronongrat menikahi Raden Ajeng Moerjam seorang perempuan bangsawan. Bagaimana langkah Kartini dan saudara perempuannya menghadapi hal tersebut, juga perjuangan untuk seluruh wanita yang tidak mendapatkan haknya seperti ibunya? (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Teater Guriang Usung Kearifan Lokal

(dok : Teater Guriang) BANTEN,(Golali) - Teater Guriang adalah salah satu sanggar teater yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Teater Guriang berada dalam naungan Guriang Indonesia, yang didirikan Dede Abdul Majid dengan dua kawannya yaitu Septian seorang fotografer dan Yogi Gumilar seorang seniman teater. "Guriang didirikan tanggal 12 Desember 2012," kata Direktur Utama Guriang Indonesia, Dede Abdul Majid yang akrab disapa Majid kepada Golali dalam wawancara secara online, Jumat 4 Oktober 2024. Lebih lanjut Majid membeberkan Teater Guriang tak hanya terbatas seni pertunjukan, tetapi menghadirkan kearifan lokal dalam pelatihan dan pertunjukkannya. “Yang identik dengan guriang, pertunjukkan menggunakan bambu sebagai media artistik dan instalasi panggung. Kenapa bambu? Karena bambu lekat dengan kehidupan masyarakat Sunda. Dan karena tanaman bambu adalah tanaman yang banyak tumbuh di Rangkasbitung tempat (pendiri) Guriang tinggal. Selain estetik bambu memabwa nilai s...