![]() |
| Ketua PHRI Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi memberikan sambutan dalam Halal Bihalal, Jumat (17/4/2026) (dok : Humas PHRI) |
Pada acara halal bihalal Lebaran 2026 lingkup BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat (Jabar) di ARTOTEL Suites Aquila Bandung, Jumat malam, 17 April 2026. Membahas berbagai isu, antara lain pengelolaan sampah di Kota Bandung dan wisata di Provinsi Jawa Barat.
PHRI Jawa Barat telah melakukan langkah kolaboratif dengan pihak terkait antara lain Tim Citarum Harum, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.
“Dalam hal ini, kami melakukan kolaborasi untuk mencari solusi yang berkelanjutan,” kata Ketua BPD PHRI Jabar, Dodi Ahmad Sofiandi dalam siaran pers yang diterima Golali, Sabtu 18 April 2026.
“Kami meyakini persoalan ini hanya dapat diselesaikan melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” lanjut Dodi.
Untuk pariwisata di Provinsi Jabar, PHRI Jawa Barat telah menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pentingnya optimalisasi destinasi pariwisata di berbagai wilayah.
Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Baik domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Acara halal bihalal ini, dihadiri seluruh BPC PHRI se-Jawa Barat, jajaran pengurus PHRI Jawa Barat, serta sejumlah tokoh penting sektor pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iendra Sofyan, Ketua GIPI Jawa Barat Herman Muchtar, para ketua asosiasi pariwisata, dan undangan lainnya.
Ketua PHRI Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi menerangkan momentum halal bihalal tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan setelah Hari Raya Idulfitri.
Tetapi juga sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar pelaku industri.
“Momentum ini penting untuk mempererat kolaborasi serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” kata Dodi
Lebih lanjut, Dodi mengajak seluruh anggota PHRI untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat komunikasi.
Menurutnya, kontribusi nyata dari para pelaku usaha perhotelan dan restoran sangat dibutuhkan dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata di Jawa Barat.
“Mari kita terus menjaga kebersamaan ini, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan industri perhotelan dan restoran di Jawa Barat,” pungkas Dodi.(Yatni Setianingsih/Golali.id)
