Linda Anggrea Isi Perjuangan Kartini Lewat Buttonscarves

Melihat masih terbatasnya pilihan produk yang memadukan kualitas terkurasi dengan estetika yang kuat di Indonesia, Linda Anggrea membangun Buttonscarves, produsen scarf hijab, pakaian, tas, aksesori, hingga pelengkap gaya hidup yang selaras dengan kebutuhan perempuan yang kian dinamis.

“Perempuan saat ini mengapresiasi nilai di balik sebuah produk. Identitas visual Buttonscarves yang kuat dirancang untuk memberikan sense of empowerment. Mengenakan sesuatu yang memiliki karakter adalah cara perempuan menunjukkan siapa mereka dan kualitas yang mereka perjuangkan,” kata CEO & Creative Director of Buttonscarves, Linda Anggrea dalam siaran pers Shopee yang diterima Golali, Rabu 22 April 2026. 

Buttonscarves dikembangkan dengan visi untuk menciptakan standar baru. Setiap elemen desain, mulai dari material, detail, hingga identitas visual, dirancang sebagai representasi kebanggaan bagi perempuan yang memakainya.

Dalam semangat Hari Kartini, brand ini merefleksikan sosok perempuan yang memiliki standar tinggi terhadap dirinya sendiri, perempuan yang berani mengambil keputusan besar, mandiri, dan berdampak. Melalui lini produknya, Buttonscarves menjadi "bahasa" bagi perempuan yang ingin menunjukkan karakter dan rasa percaya diri mereka tanpa banyak bicara.

“Bagi saya, semangat Kartini adalah tentang keberanian perempuan untuk menentukan jalannya sendiri. Perempuan hari ini tidak harus memilih antara menjadi kuat atau lembut, karena mereka bisa menjadi keduanya. Dan dengan dukungan dari Shopee, kami juga dapat melihat bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang, berdaya, dan menjangkau potensi mereka dengan cara yang relevan di era sekarang," sambung Linda Anggrea.

Bersama Shopee 

Buttonscarves asal Indonesia ini membangun komunitas BS Lady di berbagai belahan dunia. Dengan identitas visual khas, para perempuan dalam komunitas ini memiliki simbol kebersamaan yang memungkinkan mereka saling mengenali dan merasa terhubung sebagai bagian dari ekosistem yang sama. Kehadiran komunitas ini memperkuat posisi Buttonscarves bukan hanya sebagai brand fashion, tetapi juga sebagai representasi gaya hidup perempuan modern.

Melalui Shopee, Buttonscarves memperkuat jangkauan strategisnya sebagai top-of-mind di kategori modest fashion. Kehadiran Shopee tidak hanya memicu pertumbuhan penjualan yang konsisten, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan komunitas affiliate Buttonscarves melalui Shopee Affiliate Program. Inisiatif ini selaras dengan nilai Buttonscarves dalam mendorong kemandirian ekonomi, dengan memberikan kesempatan bagi perempuan untuk memiliki sumber penghasilan tambahan secara fleksibel agar terus berkembang dan berdaya di tengah dinamika zaman. 

Kedekatan autentik dengan pelanggan pun semakin solid, kontribusi pesanan melalui Shopee Live terhadap total penjualan Buttonscarves di Shopee di awal tahun ini meningkat hingga 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Yatni Setianingsih/Golali.id)