Buku Potret Pendoedoek di Djawa Tempo Doeloe, yang ditulis Olivier Johannes Raap membeberkan tentang berbagai pose orang-orang Jawa di zaman Hindia Belanda berpose di depan kamera, yang diarahkan dan sesuai dengan tema yang diangkat sang fotografer untuk keperluan kartu pos, yang menggambarkan tentang sosok orang Jawa.
Selain itu dihadirkan pula berbagai potret kondisi alam dan budaya Jawa, yang diabadikan sesuai dengan tema yang akan diangkat dalam kartu pos. Sehingga foto-foto yang ada dalam buku ini, berlokasi di studio dan alam bebas.
Sumber utama tulisan dalam buku ini berasal dari kumpulan gambar atau foto kartu pos di masa Hindia Belanda.
"Dia diarahkan untuk menciptakan poses tubuh yang asimetris namun seimbang. Pemotretnya adalah Gustav Richard Lambert (1846-1907), seorang fotografer asal Jerman yang sejak 1867 berbasis di Singapura. Lukisan latar belakang dan dekorasi lantai studio meniru suasana luar ruangan. Tampaknya bertujuan untuk memperkuat prasangka bahwa orang Jawa hidup dekat dengan alam," (Halaman 9)
Dalam Buku Potret Pendoedoek di Djawa Tempo Doeloe, Olivier Johannes Raap menjelaskan tentang pengertian potret, sejarah kartu pos, kamera dan lokasi serta estetika foto untuk kartu pos.
"Kartu pos adalah selembar kertas tebal berbentuk persegi yang digunakan untuk menulis dan mengirimkan tanpa amplop lewat jasa pos. Sejak 1890-an di seluruh dunia, diedarkan kartu pos bergambar oleh penerbit swasta, yang dapat dikirimkan dengan pos negara. Begitu juga di Hindia Belanda,"
"Sebuah potret bukanlah gambaran orang saja. Sebuah potret menjadi istimewa karena merekam karakter dan ekspresi. Selain menampilkan orang sebagai subjek utama, potret juga menampilkan elemen lain untuk mendukung kepribadian subjek yang dipotret. Kata Indonesia "potret" berasal dari kata Prancis potrait, yang berdasarkan kata kerja Latin protrahere, yang berarti memajukan atau menampakkan," (Halaman 1-2). (Yatni Setianingsih/Golali.id)
Data Buku
Judul Buku : Potret Pendoedoek di Djawa Tempo Doeloe
Penulis : Olivier Johannes Raap
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Tahun Terbit : Cetakan Pertama, Juni 2021
