Buku Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 yang ditulis Sudarsono Katam, menjabarkan tentang perjalanan nama dan kondisi Jalan Braga di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) antara rentang waktu sebelum kemerdekaan dan setelah beberapa tahun Indonesia Merdeka.
Meskipun judulnya membatasi waktu antara tahun 1930 - 1950, namun dalam Buku Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 menjelaskan kondisi Jalan Braga pada abad ke-19 juga.
"Pada awal tahun 1800 jalan ini merupakan bagian dari jalan setapak yang menyusuri tepi aliran sungai sampai ke hulu Sungai Cikapundung," (Halaman 1)
Kondisi Jalan Braga pada abad ke-19 yang disebut dengan nama Bragaweg ini, telah hadir beberapa warung sederhana dan permukiman orang Eropa.
"Tahun 1874 sepanjang Bragaweg sudah terdapat beberapa warung berdinding bambu beratap rumbia dan rumah-rumah agak besar dan besar, yang dihuni oleh orang Eropa yang bekerja di pemerintahan atau pensiunan," (Halaman 4)
"Tahun 1930-an, Bragaweg telah menjadi sebuah pusat pertokoan yang eksklusif dan tempat santai penuh ketenangan dan pelepas rutinitas para Preangerplanters sang raja perkebunan di dataran tinggi Bandung," (Halaman 7)
Buku Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 ini pun dilengkapi foto-foto perubahan kondisi Jalan Braga dari masa ke masa. Sehingga Buku Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 bisa menjadi panduan dan mencocokan kondisi Braga Tempo Dulu dan sekarang, saat pembaca mengunjungi Jalan Braga. (Yatni Setianingsih/Golali.id)
Data Buku
Judul Buku : Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950
Penulis : Sudarsono Katam
Penerbit : Dunia Pustaka Jaya, Bandung
Tahun Terbit : 2017
Tebal : 154 halaman
