Terkini

Resep Slondok yang Renyah

Slondok adalah makanan ringan atau cemilan tradisional dari Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Slondok terbuat dari singkong, proses pembuatan slondok memerlukan waktu yang cukup lama, namun hal itu sangat sebanding dengan rasa slondok yang enak.   Begini resep slondok  Bahan resep Slondok Singkong Air Minyak sayur Bumbu halus resep Slondok Garam Bawang putih Cara membuat resep Slondok a) Singkong dikupas lalu dicuci, kemudian diparut, dan ditekan selama satu malam untuk menghilangkan kandungan airnya. b) Kemudian diayak dan diparut kembali menjadi tepung yang kasar c) Tepung kasar diayak supaya menghasilkan tepung yang halus d) Tepung dikukus dan dinginkan selama 3 hari 3 malam e) Tepung yang membata dipotong-potong, setelah itu kemudian digiling dan dibentuk memanjang dan melingkar. f) Selanjutnya dijemur hingga kering setengah matang g) Campur Slondok dengan bumbu halus, dijemur kembali ...

Resensi Buku Raffles dan Invasi Inggris ke Jawa

 

Jawa, tanah penuh sejarah ini tak hanya pernah dijajah bangsa Belanda dan Jepang. Namun Inggris pun pernah mencari keuntungan di wilayah ini, tepatnya pada 1811-1816 dibawah kuasa Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffles.

Masuknya Inggris ke Jawa terjadi saat Belanda dijajah Prancis (waktu bersamaan Inggris dan Prancis berperang).

Kapal laut yang membawa Raffles bersama rombongan mendarat di Jawa 4 pada Agustus 1811, tepatnya di kawasan Cilincing atau sekitar 12 kilometer dari Batavia yang telah menjadi ibu kota Hindia Belanda (hal 11). Buku Raffles dan Invasi Inggris ke Jawa menceritakan bagaimana Raffles berkuasa di Jawa, namun invasi Inggris di Jawa ini membawa kerugian.

Pasalnya koloni yang dipimpinnya berada di ambang keruntuhan keuangan total. Prediksi Raffles tentang keuntungan anggaran sebesar 750.000 dolar dari Jawa pada 1812 berubah menjadi kerugian besar, karena petualangan militernya.

Raffles mengira pertempuran yang direncakannya bisa terbayar dengan sendirinya: katanya istana Yogyakarta memiliki banyak harta. Dalam hal Yogyakarta, Raffles tampaknya melupakan aturan alokasi harta rampasan (hal 265-267).

Akhirnya atas semua kondisi tersebut yang berjalan selama hampir lima tahun, pada 25 Maret 1816, Raffles yang kurus dan lemah diangkut dari Batavia. Raffles begitu sakit sehingga pulang ke Inggris dan berharap udara di sana untuk sementara mungkin bisa menyelamatkan hidupnya (hal 361).

Mungkin dalam kolonialisme Raffles menyisakan cerita kelam tetapi dari sisi penelitian, Raffles mampu menyingkap keindahan dari Candi Borobudur dan candi-candi lainnya hingga akhirnya dikenal dunia.

Penyusunan daftar candi di Jawa akhirnya merupakan penaklukan Inggris yang paling ramah dan mengagumkan di Indonesia (hal 254).

Buku ini tak hanya mengisahkan sejarah di masa lalu, namun memadukan kondisi sekarang wilayah yang pernah diinjak Raffles. Sehingga bisa menjadi salah satu panduan untuk wisata sejarah bertema Raffles di Jawa. (Yatni Setianingsih/Golali.id)

Data Buku 

Judul Buku                        : Raffles dan Invasi Inggris ke Jawa

Penulis                               : Tim Hannigan

Penerjemah                       : Bima Sudiarto

Jumlah Halaman               : xv + 419

HalamanPenerbit             :  Kepustakaan Populer Gramedia

Cetakan                            : Pertama, Oktober 2015

ISBN                                : 978-979-91-0956-9