Slondok adalah makanan ringan atau cemilan tradisional dari Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Slondok terbuat dari singkong, proses pembuatan slondok memerlukan waktu yang cukup lama, namun hal itu sangat sebanding dengan rasa slondok yang enak. Begini resep slondok Bahan resep Slondok Singkong Air Minyak sayur Bumbu halus resep Slondok Garam Bawang putih Cara membuat resep Slondok a) Singkong dikupas lalu dicuci, kemudian diparut, dan ditekan selama satu malam untuk menghilangkan kandungan airnya. b) Kemudian diayak dan diparut kembali menjadi tepung yang kasar c) Tepung kasar diayak supaya menghasilkan tepung yang halus d) Tepung dikukus dan dinginkan selama 3 hari 3 malam e) Tepung yang membata dipotong-potong, setelah itu kemudian digiling dan dibentuk memanjang dan melingkar. f) Selanjutnya dijemur hingga kering setengah matang g) Campur Slondok dengan bumbu halus, dijemur kembali ...
Terkini
Seni sebagai bagian dari budaya tidak dapat terpisahkan dari manusia sebagai penghasil budaya itu sendiri, melalui seni kita bisa membaca kehidupan manusia pendukung seni tersebut.
Seni, sama halnya dengan bahasa, adalah hasil penggabungan antara ungkapan pikiran dan visualisasi atas lingkungan fisik, realitas budaya, dan permasalahan aktual yang melingkupi dan memengaruhi si kreator (hal 140).
Dalam merasakan dan memaknai karya seni, tidak hanya terbatas pada pikiran, kita harus selalu mengaktifkan indra-indra kita untuk dapat melihat dan mengalami sesuatu, agar yang kita alami dapat senantiasa terasa baru dan segar (hal 218).
Seniman sering dianggap hanya mampu menghasilkan kreativitas melalui karya seni dalam bentuk pertunjukan atau pameran, padahal dunia seniman tidak terbatas.
Di dalam buku Art & Levitation penulis membuka cakrawala baru tentang seniman kepada pembaca.Seniman melalui kreativitasnya dapat turut serta mengembalikan kondisi lingkungan alam yang rusak dan melestarikan lingkungan alam, aktivitas berkesenian seperti ini sering disebut EcoArt.
Media dan aktivitas praktisi EcoArt banyak ragamnya, meliputi berbagai pekerjaan di bidang-bidang: seni lukis, fotografi, video, performance art, arsitektur, dan lain-lain (hal 226).
Salah satu contohnya pelukis Edi Sarwono yang ide-ide estetiknya dipetik dari pengamatan reflektifnya atas lingkungan alam, mengkhususkan pada hal-hal yang berkaitan dengan pepohonan, sungai, dan kesinambungan ekosistem; flora, fauna, dan air. Ia pun sering menanam pohon di lahan-lahan terbuka dan membersihkan sungai sebagai hobi atau kegiatan sukarela (hal 230). (Yatni Setianingsih/Golali.id)
Data Buku
Judul Buku : Art & Levitation : Seni Dalam Cakrawala Quantum
Penulis : M Dwi Marianto
Halaman : x + 254 halaman
Penerbit : Pohon Cahaya
Cetakan : 2015
ISBN : 978-602-0833-04-0
