Suheri Kiswanto atau akrab disapa Heri, mengawali bisnisnya sebagai reseller produk alas kaki dari brand lain, Heri terinspirasi dan percaya, dirinya juga mampu memulai bisnis di ranah tersebut. Pada tahun 2019, Heri mulai membuat konsep ANT Project dan meluncurkan brand -nya di awal tahun 2020 silam, satu bulan sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Pemilihan ANT sebagai nama brand , terinspirasi dari semut ( Ant dalam bahasa Inggris) sebagai binatang kecil namun pekerja keras dan suka bergotong-royong untuk mencapai tujuannya. Filosofi ini pula yang ingin ia bangun sebagai visi dan misi dari ANT Project. Awalnya proses produksi pun masih dilakukan secara sederhana, dimana Heri menggunakan bantuan vendor produksi rumahan dan dibantu oleh 5 orang karyawan. “Pada saat pandemi, kami merasa pesimis karena kondisi ekonomi yang tidak pasti. Apalagi sebagai pemilik bisnis yang baru merintis. Namun kami terus gigih dan mencoba beradaptasi mengikuti perilaku masyarakat yang berubah deng...
Terkini
Lagu berjudul Orang tak Enakan dinyanyikan Arda Hatna
Berikut lirik lagu Orang tak Enakan dari Arda Hatna
Pola asuhan mencetakku menjadi penurut
Ada yang salah tetapi nalarku kalah untuk berbakti
Kukira baik mendewasa terlambat ku tahu
Mencintai diri bukan hal egois
Jadi orang tak enakan
Mereka Lebih dipentingkan
Sulit menolak mudah mengiyakan
Gemuruh hatiku
Sering begini senyum orang lain yang kucipta
Tak pedulikan hatiku panggil aku badut penghiburmu
Kukira baik mendewasa terlambat ku tahu
Lindungi diri bukan hal egois
Jadi orang tak enakan
Mereka lebih dipentingkan
Sulit menolak mudah mengiyakan
Gemuruh hatiku
Jadi orang tak enakan
Sering kubur keinginan
Bingung menolak mudah mengiyakan
Tersiksa batinku
Ojo gelem ngene terus Iki
wayahe awakmu
Ojo gelem ngene terus
Sing teges karo awakmu
Arti lirik terakhir dari bahasa Jawa pada lagu Orang tak Enakan jangan mau begini terus, ini saatnya dirimu, jangan mau begini terus, ini saatnya tegas terhadap dirimu.
Lirik terakhir dari lagu Orang Tak Enakan, dinyanyikan gending Jawa oleh Tantri Kotak.(Yatni Setianingsih/Golali.id)